Home / Politik

Senin, 13 Oktober 2025 - 16:30 WIB

Kemenpora Bekali 37 Delegasi PPAN 2025 Lewat Pelatihan Pra Keberangkatan

mm Redaksi

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI melalui Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Kepemudaan Global Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan menggelar Pre-Departure Training (PDT) Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2025 selama sepekan pada 12-18 Oktober 2025.(foto:Herry/kemenpora.go.id)

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI melalui Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Kepemudaan Global Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan menggelar Pre-Departure Training (PDT) Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2025 selama sepekan pada 12-18 Oktober 2025.(foto:Herry/kemenpora.go.id)

Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI melalui Asisten Deputi Pengembangan Kepemudaan Global membuka Pre-Departure Training (PDT) Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2025 di Pusdiklat Kepemimpinan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Pejompongan, Senin (13/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung pada 12–18 Oktober 2025 ini diikuti 37 delegasi, terdiri atas 21 peserta Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) dan 16 peserta Ship for Southeast Asian-Japanese Youth Program (SSEAYP).

Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora Yohan membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah lolos seleksi berjenjang dari tingkat daerah hingga nasional.

Baca Juga :  Keputusan Sepihak Israel Ambil Alih Gaza, Indonesia Mengecam Keras

“Keberhasilan kalian ini adalah bukti nyata bahwa kalian para pemuda berpotensi luar biasa,” ujar Yohan dalam sambutannya.

Ia menegaskan, PPAN menjadi wadah strategis untuk memperkuat daya saing bangsa. Pemuda, katanya, bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga aktor utama yang mendorong transformasi sosial, ekonomi, dan budaya di tingkat lokal maupun internasional.

Yohan juga menekankan pentingnya PDT sebagai pembekalan esensial bagi peserta sebelum menjalankan peran sebagai duta Indonesia di luar negeri. “Manfaatkan setiap sesi dan kesempatan untuk berdiskusi. PDT ini membekali kalian dengan pengetahuan, mental, dan integritas agar menjadi delegasi yang profesional,” katanya.

Baca Juga :  Wakil Ketua MPR: Dorongan Politik Jadi Kunci Wujudkan Perlindungan Perempuan-Anak

Menurutnya, para peserta akan membawa misi mempererat persahabatan dan saling pengertian antar pemuda Indonesia dengan negara-negara Asia Tenggara, Jepang, dan Australia. Setelah kembali ke Tanah Air, mereka juga akan melaksanakan program pascakegiatan (post-activity) guna mengimplementasikan ilmu yang diperoleh.

“Aspek pentingnya, pemuda adalah agen perubahan dan kontrol sosial sebagaimana diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan,” tegas Yohan.

Baca Juga :  Komisi VIII DPR RI Dorong Pembentukan Ditjen Pondok Pesantren di Kemenag

Sementara itu, Asdep Pengembangan Kepemudaan Global Esa Sukmawijaya menuturkan, PDT bertujuan membentuk karakter pemuda berwawasan global dan menjunjung tinggi nilai kebangsaan.

“Kegiatan ini mempersiapkan peserta agar siap secara mental, fisik, dan intelektual mengikuti program pertukaran, sekaligus memperkuat sinergi antara AIYEP dan SSEAYP,” jelas Esa.

Selama sepekan, peserta akan mengikuti pembekalan nasional, kegiatan pembentukan karakter, city exploration ke kawasan Kota Tua dan Monas, serta inaugurasi penutupan sebagai momentum refleksi dan apresiasi.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Menhan Dampingi Prabowo

Politik

Menhan Dampingi Prabowo, Afrika Selatan Jadi Mitra Utama RI

Politik

Kedubes Selandia Baru Kunjungi Aceh, Ini Agendanya

Politik

Puan Maharani Takziah ke Rumah Ojol Korban Rantis, Pastikan Keluarga Dapat Bantuan

Politik

Wamenhan dan Wamenaker Sinergi Sertifikasi Vokasi untuk Penyandang Disabilitas

Parlementarial

DPR Aceh Tetapkan 12 Raqan Prioritas 2025, Fokus pada Isu Strategis dan Kebutuhan Masyarakat
Menhan RI Sambut Menhan Afrika

Politik

Menhan RI Sambut Menhan Afrika Selatan Bahas Kolaborasi

Politik

Dosen UIN KHAS Jember Paparkan Peran Pemimpin Agama di Konferensi Internasional Belanda

Politik

Hamdan Sati Resmi Gabung PKB, Perkuat Peta Politik Aceh Tamiang Jelang Agenda Besar