Home / Nasional

Minggu, 7 September 2025 - 10:00 WIB

Kemenpan RB Setujui 191 Ribu Formasi Guru Usulan Kemenag

mm Redaksi

Direktur GTK Madrasah, Fesal Musaad. dok. Kemenag RI

Direktur GTK Madrasah, Fesal Musaad. dok. Kemenag RI

JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menyetujui usulan formasi jabatan fungsional guru madrasah serta guru pendidikan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu yang diajukan Kementerian Agama (Kemenag). Total ada 191.296 formasi yang disetujui.

Direktur GTK Madrasah Kemenag, Fesal Musaad, menyebut persetujuan ini merupakan langkah penting dalam peningkatan profesionalisme dan pengembangan karier guru di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Rakornas Baznas 2025, Menag: Potensi Zakat Bisa Capai Rp500 Triliun

“Alhamdulillah, usulan tersebut sudah mendapatkan persetujuan melalui surat Menteri PANRB Nomor: B/2992/M.SM.01.00/2025 tanggal 7 Juli 2025,” ujar Fesal di Jakarta, Sabtu (6/9/2025).

Adapun rincian formasi yang disetujui terdiri dari 78.480 guru untuk jenjang Ahli Pertama, 56.701 guru Ahli Muda, dan 56.115 guru Ahli Madya.

Fesal menjelaskan, usulan formasi ini berawal dari penyusunan peta kebutuhan guru Kemenag di seluruh Indonesia yang kemudian direkomendasikan oleh Ditjen Dikdasmen Kemendikbudristek sebelum diajukan ke Kemenpan RB.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan, Targetkan 20 Juta Siswa Ikut Cek Kesehatan Gratis

Namun, lanjutnya, formasi yang disetujui masih bersifat umum sehingga perlu dilakukan pemetaan ulang sesuai kebutuhan di daerah.

“Formasi ini harus dirinci kembali, mulai dari tingkat Kanwil, Kemenag Kabupaten/Kota, hingga ke satuan lembaga pendidikan bahkan per mata pelajaran. Proses perincian ini sedang kita lakukan secara bertahap agar tepat sasaran,” jelasnya.

Ia juga menekankan, Kemenag akan memprioritaskan penyelesaian pemberkasan 11.339 guru madrasah yang sudah lulus Uji Kompetensi (UKOM) dan memiliki sertifikat kelulusan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Anugerahkan Pangkat Istimewa kepada Dua Purnawirawan TNI dan Polri

“Masa berlaku sertifikat ini hanya dua tahun, sehingga harus segera diproses agar tidak kedaluwarsa. Karena itu, kami mendorong percepatan agar para guru tersebut segera dapat menempati formasi yang tersedia,” tegasnya.

“Kemenag akan terus berupaya agar hak-hak mereka segera terpenuhi, baik dalam bentuk pengakuan profesional maupun administratif,” pungkas Fesal.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Imigrasi Sabang Raih Peringkat Terbaik Nasional pada AHII 2025 untuk Video Profil

Nasional

Bobby Nasution Wujudkan SMA Plus di Nias, Sekolah Unggulan Setara Sumut Segera Dibangun
HUmas Kemenag

Nasional

Humas Kemenag Ikuti ToT Perkuat Literasi Syariah

Nasional

Menag Ajak Umat Seimbangkan Ilmu dan Akhlak Rasulullah
Juara Qasidah Kolaborasi STQH Nasional

Nasional

Jawa Timur Raih Juara Qasidah Kolaborasi STQH Nasional

Nasional

Wamenag Dorong Itjen Kemenag Tingkatkan Integritas dan Tata Kelola Anggaran

Nasional

Jamuan Hangat Wali Kota Illiza di Banda Aceh, Kepala Daerah APEKSI Komwil I Nikmati Kuliner Khas Aceh

Nasional

HUT ke-80 RI, Kemenag Gelar Upacara Meriah dengan Balutan Wastra Nusantara