Home / Aceh Barat / TNI-Polri

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:29 WIB

Kasdam Iskandar Muda Tutup TMMD Ke-127 di Aceh Barat, Infrastruktur Desa Lueng Jawa Meningkat

mm Tiara Ayu Juneva

Bupati Tarmizi bersama Kasdam Kodam Iskandar Muda Brigjen TNI Dwi Sasongko menghadiri penutupan program TMMD ke-127 di Desa Lueng Jawa, Kecamatan Woyla, Aceh Barat, Rabu (11/3/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Bupati Tarmizi bersama Kasdam Kodam Iskandar Muda Brigjen TNI Dwi Sasongko menghadiri penutupan program TMMD ke-127 di Desa Lueng Jawa, Kecamatan Woyla, Aceh Barat, Rabu (11/3/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0105/Aceh Barat resmi ditutup di Desa Lueng Jawa, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (11/3/2026).

Penutupan program terpadu lintas sektor tersebut dipimpin oleh Dwi Sasongko selaku Kasdam Kodam Iskandar Muda, serta turut dihadiri Tarmizi bersama unsur Forkopimda dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Tarmizi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI yang telah melaksanakan program TMMD sehingga berbagai pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga :  Polres Aceh Tengah Gelar Operasi Patuh, Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas

“Pertama-tama kita bersyukur kepada Allah SWT atas kelancaran pelaksanaan TMMD ke-127 hingga selesai pada hari ini. Terima kasih kepada TNI yang telah bekerja keras membangun desa dan membantu masyarakat,” ujar Tarmizi.

Ia menjelaskan, salah satu pembangunan yang sangat dinantikan masyarakat adalah pembangunan jalan penghubung menuju kawasan Kuala Bhee yang memudahkan akses masyarakat menuju pasar serta pusat aktivitas ekonomi.

Menurutnya, jalan tersebut sebelumnya juga sangat diharapkan oleh tokoh ulama Aceh Barat almarhum Abu Ibrahim Woyla. Karena itu pemerintah bersama masyarakat sepakat menamakan ruas jalan tersebut sebagai Jalan Abu Ibrahim Woyla sebagai bentuk penghormatan.

Baca Juga :  Kapolda Baru Aceh Apresiasi Dedikasi Irjen Achmad Kartiko

“Jalan ini menjadi harapan masyarakat sejak lama. Bahkan almarhum Abu Ibrahim Woyla pernah berharap agar jalan ini dapat dibangun. Karena itu kita menamainya Jalan Abu Ibrahim Woyla sebagai bentuk penghormatan,” kata Tarmizi.

Melalui program TMMD ini, Satgas berhasil menuntaskan berbagai sasaran fisik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Di antaranya peningkatan badan jalan, pembangunan talut penahan timbunan, rehabilitasi gorong-gorong, pembangunan wingwall, hingga pemasangan cerucuk bambu untuk memperkuat konstruksi infrastruktur.

Baca Juga :  Pangdam IM Lakukan Silaturahmi ke Aceh Tengah, Diterima Hangat Bupati Haili Yoga

Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan sejumlah program tambahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, seperti rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, fasilitas MCK, program ketahanan pangan, penghijauan lingkungan, serta karya bakti pembersihan tempat ibadah.

Bupati Tarmizi berharap berbagai pembangunan yang telah dilakukan melalui program TMMD dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Aceh Barat.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polres Aceh Utara Gelar Lomba Baris Berbaris Pelajar

Aceh Barat

Aceh Barat Raih Tiga Besar Terbaik se-Aceh dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tinjau RS Regional Meulaboh, Minta Pemerintah Aceh Kembalikan Anggaran Pembangunan

TNI-Polri

Satgas TNI Yonif TP 836/Brahma Yodha Resmi Dilepas Pemkab Pidie Jaya Usai Tuntaskan Pemulihan Pascabencana

TNI-Polri

Polda Aceh Bagikan Ratusan Paket Daging Meugang Jelang Ramadan 2026 di Banda Aceh

Aceh Barat

Festival Market Day TK Kemala Bhayangkari 08 Aceh Barat, Tanamkan Karakter Anak Sejak Dini

Aceh Barat

MQK VIII Dayah Se-Barat Selatan Aceh Resmi Dibuka, Wabup Aceh Barat Tekankan Penguatan Tradisi Keilmuan

Aceh Barat

Wabup Aceh Barat Buka Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik Jadi Kompos Bernilai Ekonomi