Home / Pemko Banda Aceh

Sabtu, 19 September 2026 - 21:32 WIB

Illiza Ungkap Peran Strategis UCLG ASPAC dalam Membuka Peluang Kerja Sama Daerah

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal foto bersama usai menjadi narasumber pada Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Kerja Sama UCLG-ASPAC dan Kementerian Dalam Negeri RI Tahun 2024–2027 di Pullman Thamrin Hotel, Kamis (17/9/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal foto bersama usai menjadi narasumber pada Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Kerja Sama UCLG-ASPAC dan Kementerian Dalam Negeri RI Tahun 2024–2027 di Pullman Thamrin Hotel, Kamis (17/9/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menjadi narasumber dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Kerja Sama United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG-ASPAC) dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Tahun 2024–2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pullman Thamrin Hotel, Kamis (17/9/2026).

Dalam pemaparannya, Illiza mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif memanfaatkan jejaring internasional sebagai sarana membangun kerja sama, bertukar pengetahuan, dan memperoleh dukungan bagi program pembangunan daerah.

Baca Juga :  Perumdam Tirta Daroy Gelar Turnamen Badminton Antar-SKPD, Pererat Silaturahmi ASN

Menurut Illiza, pemerintah daerah tidak perlu menunggu memiliki banyak program untuk dapat terlibat dalam jejaring internasional. Keterlibatan dalam berbagai forum justru dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membangun koneksi dengan pemerintah kota dan lembaga dari berbagai negara.

“Tidak perlu sungkan, tidak perlu minder, tidak harus kita punya program banyak kemudian kita bergabung. Tidak. Kadang kita sesama kepala daerah juga belum tentu kenal kalau tidak ada networking yang benar-benar bisa dihadiri di forum-forum seperti ini,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Ustaz Fakhruddin Lahmuddin Kupas Tafsir Surat Yasin di Pendopo Wali Kota

Dalam konteks tersebut, Illiza menilai UCLG ASPAC memiliki posisi strategis sebagai jembatan bagi pemerintah daerah untuk terhubung dengan jejaring internasional.

Menurutnya, keterlibatan dalam organisasi tersebut dapat membantu daerah mengakses peluang kerja sama yang mungkin sulit diperoleh secara langsung.

“Bantuan internasional kan tidak bisa langsung masuk ke daerah sekarang. Kalau bantuan melalui UCLG dibantu, maka UCLG melalui perantara itu bisa membantu daerah-daerah kita,” jelasnya.

Illiza juga menyampaikan bahwa semakin banyak pemerintah daerah dan kota yang terlibat dalam jejaring UCLG ASPAC, semakin terbuka peluang untuk mempercepat perubahan melalui kolaborasi dan pertukaran pengalaman.

Baca Juga :  Antisipasi Pencurian Kabel Terulang, Diskominfotik Banda Aceh Perkuat Pengawasan Underpass Beurawe

Ia menekankan bahwa keberadaan UCLG ASPAC dapat melengkapi peran organisasi pemerintah daerah di tingkat nasional, seperti Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Melalui jejaring tersebut, pemerintah daerah memiliki kesempatan untuk memperluas akses kerja sama dengan kota-kota di kawasan Asia Pasifik maupun dunia.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Fahmil Quran Jadi Cabang Andalan, LPTQ Banda Aceh Perkuat Pembinaan Kafilah

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Raih Peringkat I Paritrana Award 2025 Tingkat Provinsi Aceh

Pemko Banda Aceh

ASN Banda Aceh Terapkan WFO–WFH, Wali Kota Tekankan Kinerja Tetap Terukur

Parlementarial

Dewan Apresiasi Konsistensi Illiza atas Penegakan Syariat di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Dorong Prestasi Atlet Muda Demi Mengharumkan Nama Daerah

Parlementarial

Anggota DPRK Banda Aceh Desak Pemko Segera Terapkan Zonasi PKL

Pemko Banda Aceh

Lima Proyek Strategis Banda Aceh Dipublikasikan, Fokus Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Terima Audiensi PT Panah Perak Megasarana, Bahas Inovasi Air Bersih dan Kemandirian Energi