Home / Ekbis / Pemko Banda Aceh

Kamis, 23 April 2026 - 21:20 WIB

Illiza Sa’aduddin Djamal Dorong UMKM Parfum, Banda Aceh Siap Jadi Kota Parfum Indonesia

mm Tiara Ayu Juneva

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka pelatihan parfum untuk UMKM di Hotel Hermes Palace, Kamis (23/4/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka pelatihan parfum untuk UMKM di Hotel Hermes Palace, Kamis (23/4/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh — Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka pelatihan parfum bagi pelaku UMKM yang digelar Pemerintah Kota Banda Aceh bekerja sama dengan Organisasi Buruh Internasional (ILO) di Hotel Hermes Palace, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem UMKM lokal sekaligus mendukung pengembangan program Banda Aceh Kota Parfum Indonesia berbasis komoditas unggulan daerah.

Baca Juga :  Harga Emas Naik 56 Persen, Investasi Emas Digital BSI via BYOND Makin Diminati Generasi Muda

Illiza menjelaskan bahwa Aceh dikenal sebagai salah satu penghasil minyak nilam terbaik dunia yang telah tumbuh selama berabad-abad di wilayah perbukitan Aceh.

“Nilam merupakan tanaman aromatik yang kini menjadi bahan penting dalam industri parfum global,” ujarnya.

Kerja Sama dengan ILO

Sebelumnya pada hari yang sama, Pemko Banda Aceh juga menandatangani Nota Kesepakatan Bersama (MoU) dengan ILO di pendopo wali kota sebagai bentuk penguatan kolaborasi.

Baca Juga :  Kebakaran Dayah di Ulee Kareng, Pemko Banda Aceh Segera Salurkan Bantuan

Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste Simrin Singh menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan memperluas akses pelaku UMKM, khususnya sektor nilam, dalam membangun rantai nilai yang inklusif dan produktif.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekosistem UMKM,” ujarnya.

Baca Juga :  Welcome Dinner APEKSI di Banda Aceh Penuh Keakraban, Illiza Tekankan Semangat Kolaborasi

Banda Aceh Jadi Lokasi Strategis

Simrin Singh juga menyebut Banda Aceh dipilih sebagai lokasi program karena komitmen pemerintah daerah dan dukungan masyarakat dalam pengembangan sektor unggulan.

Ia berharap program ini dapat menjadikan Banda Aceh sebagai kota dengan produk lokal yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Ratna Nila Warga Lambaro Skep Terima Rumah Baru dari Pemko Banda Aceh

Ekbis

Defisit APBN 2025 Melebar, Menkeu Usul Pakai SAL Rp85,6 Triliun

Ekbis

Harga Emas Naik 56 Persen, Investasi Emas Digital BSI via BYOND Makin Diminati Generasi Muda
MTQ

Pemko Banda Aceh

Tenaga Kesehatan Banda Aceh Semangati Kafilah MTQ di Pidie Jaya

Pemko Banda Aceh

Tinjau Lokasi Kebakaran di Gampong Doy, Wali Kota Illiza Serahkan Bantuan Masa Panik kepada Warga

Pemko Banda Aceh

Konsultasi Publik RKPD 2027, Wali Kota Illiza Paparkan Capaian IPM dan Penurunan Angka Kemiskinan Banda Aceh

Daerah

Pemko Banda Aceh Komitmen Tingkatkan Kualitas Data ASN, IKD Capai 95,31

Pemko Banda Aceh

Diskominfotik Banda Aceh Raih Dua Penghargaan Bergengsi 2025 untuk Pelayanan Publik dan Keterbukaan Informasi