Home / Parlementarial / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:29 WIB

H. Heri Julius: Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan USK Harus Dijaga demi Masa Depan Kesehatan Rakyat Aceh

mm Redaksi

Anggota DPRA H. Heri Julius menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala (USK) melalui skema pendanaan JICA sebagai investasi strategis bagi peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan kedokteran di Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Anggota DPRA H. Heri Julius menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala (USK) melalui skema pendanaan JICA sebagai investasi strategis bagi peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan kedokteran di Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), H. Heri Julius, menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Syiah Kuala (USK) melalui skema kerja sama pendanaan Japan International Cooperation Agency (JICA). Menurutnya, proyek tersebut merupakan investasi strategis yang akan memperkuat infrastruktur kesehatan Aceh sekaligus meningkatkan mutu pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Dalam diskusi informal bersama Dekan Fakultas Kedokteran USK, Dr. Safrizal Rahman, H. Heri Julius menegaskan bahwa pembangunan Rumah Sakit Pendidikan USK harus menjadi agenda bersama yang dikawal hingga tuntas. Ia menilai rumah sakit tersebut akan menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat sistem layanan kesehatan Aceh, memperluas kapasitas pelayanan rujukan, serta mendukung pendidikan dokter, dokter spesialis, dokter gigi, ners, dan riset kesehatan.

Baca Juga :  Momentum Lebaran 2026, HT Ibrahim Sambut Warga dalam Open House di Darussalam Aceh Besar

“Rumah Sakit Pendidikan USK bukan hanya kebutuhan dunia pendidikan, tetapi juga kebutuhan masyarakat Aceh. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk memperkuat infrastruktur kesehatan rakyat Aceh,” ujar Heri Julius.

Dalam perbincangan tersebut, Heri Julius juga mengapresiasi konsistensi tim yang selama ini memperjuangkan lahirnya Rumah Sakit Pendidikan USK. Ia menyebut, ikhtiar tersebut bukanlah pekerjaan yang dimulai dalam waktu singkat, melainkan telah dirintis sejak tahun 2018 oleh tim berbagai disiplin ilmu yang dipimpin Fakultas Kedokteran USK melalui berbagai tahapan perencanaan, koordinasi dengan pemerintah pusat, hingga penjajakan kerja sama dengan JICA Jepang.

Baca Juga :  DPRA dan SMSI Aceh Sepakat Perkuat Literasi Informasi di Era Digital

Menurutnya, capaian yang telah diraih saat ini merupakan buah dari kerja kolektif yang panjang, sehingga memerlukan komitmen bersama agar seluruh tahapan yang telah dibangun dapat terus berlanjut hingga terealisasi.

“Proyek strategis seperti ini membutuhkan kepemimpinan yang memahami perjalanan program sejak awal, mengetahui setiap tahapan yang telah dilalui, serta mampu menjaga kepercayaan para mitra. Apa yang telah dibangun selama bertahun-tahun tentu sangat berharga untuk diteruskan, sehingga proses yang sudah berada di jalurnya tidak kehilangan momentum,” kata Heri Julius.

Baca Juga :  Bertemu Mensos Saifullah Yusuf, Wagub Aceh Bahas Bantuan Sosial dan Penanganan Bencana

Ia berharap seluruh elemen, baik pemerintah, legislatif, Universitas Syiah Kuala, maupun masyarakat Aceh, dapat memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Rumah Sakit Pendidikan USK. Menurutnya, keberhasilan proyek ini akan menjadi warisan penting bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan kedokteran, dan riset medis di Aceh.

“Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan USK bukan sekadar membangun fasilitas kesehatan, tetapi membangun masa depan pelayanan kesehatan Aceh. Semua ikhtiar yang telah dimulai sejak 2018 harus terus dijaga dan dilanjutkan demi kepentingan rakyat Aceh. Yang terpenting adalah memastikan cita-cita besar ini sampai tuntas dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” tutupnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Gaji Guru Tak Dibayar, Pengamat Kritik Program Tahfidz Aceh Besar

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Ultimatum Tambang Ilegal Hentikan Aktivitas

Pemerintah Aceh

Bencana Hidrometeorologi, Mualem Tetapkan Perpanjangan Ketiga Tanggap Darurat Aceh

Pemerintah Aceh

Raker KAGAMA Aceh 2026 Resmi Dibuka, M. Nasir Tekankan Peran Strategis Alumni UGM

Parlementarial

Ketua DPRK Banda Aceh Minta Pemko Perbanyak Ruang Usaha bagi Pelaku UMKM

Parlementarial

Anggota DPRK Banda Aceh Desak Pemko Segera Terapkan Zonasi PKL
Wagub Aceh dan Kepala BNPB

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh dan Kepala BNPB Sepakat Perkuat Tangguh Bencana

Pemerintah Aceh

Wagub dan Mendikdasmen Letakkan Batu Pertama Pembangunan SMK Muhammadiyah Banda Aceh