Home / Ekbis / Pemerintah Aceh

Selasa, 14 April 2026 - 14:49 WIB

Gubernur Aceh Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Transformasi Digital dalam RUPS Bank Aceh Syariah

mm Tiara Ayu Juneva

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Selaku Pemegang Saham didampingi Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, Sekda Aceh, M. Nasir Rapat RUPS Bank Aceh Syariah dengan Bupati/Walikota Yang Merupakan Pemegang Saham Kabupaten /Kota Se-Aceh , di pendopo Gubernur Aceh, Senin (13/04/2026). Foto: Dok. Istimewa

Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Selaku Pemegang Saham didampingi Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, Sekda Aceh, M. Nasir Rapat RUPS Bank Aceh Syariah dengan Bupati/Walikota Yang Merupakan Pemegang Saham Kabupaten /Kota Se-Aceh , di pendopo Gubernur Aceh, Senin (13/04/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh — Gubernur Aceh Muzakir Manaf menekankan pentingnya penguatan transformasi digital, transparansi, serta akuntabilitas, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Aceh Syariah Tahun Buku 2025 yang digelar di Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (13/4/2026).

Dalam arahannya, Gubernur yang merupakan Pemegang Saham Pengendali (PSP) PT Bank Aceh Syariah itu menyebut RUPS sebagai forum penting untuk mengevaluasi kinerja sekaligus merumuskan arah kebijakan perusahaan ke depan. Ia menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban Tahun Buku 2025 harus menjadi cerminan profesionalitas dalam pengelolaan bank.

Baca Juga :  Wali Nanggroe Aceh Ajak Semua Pihak Dukung BNN Berantas Narkoba

Menurutnya, Bank Aceh Syariah memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sehingga setiap kebijakan yang diambil harus berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, pembahasan Rencana Bisnis periode 2026–2028 menjadi salah satu agenda krusial dalam RUPS tersebut. Di tengah dinamika global dan percepatan digitalisasi, bank didorong untuk menyusun strategi yang visioner, termasuk memperkuat layanan berbasis digital serta memperluas pembiayaan kepada sektor produktif, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca Juga :  Aceh Besar Upayakan Swasembada Pangan dengan Optimalisasi Lahan Pertanian Baru

Sebagai pemegang saham, Gubernur mengatakan Pemerintah Aceh berharap bank daerah ini terus tumbuh sehat, kuat, dan terpercaya dengan menjaga sinergi antarpemangku kepentingan, serta menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dan manajemen risiko yang optimal.

Gubernur Aceh juga berharap agar pengembangan layanan digital bank aceh terus di tingkatkan agar memudahkan seluruh nasabah dalam memanfaatkan layanan Bank Aceh dengan tetap menjaga keamanan data serta dana nasabah.

Baca Juga :  BSI Aceh Targetkan Aset Rp500 Triliun di Tahun 2025

“Semoga RUPS ini menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan Bank Aceh Syariah dan pembangunan ekonomi Aceh,” ujar Muzakir Manaf.

Pertemuan ini juga dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, Direktur Utama Bank Aceh Syariah Fadhil Ilyas, serta jajaran dewan komisaris, direksi, dan para pemegang saham yang terdiri dari para bupati dan wali kota se-Aceh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Pangdam IM: Generasi Muda Harus Rawat Perdamaian di Aceh Saat Peringatan 20 Tahun Damai

Aceh Besar

KDMP Lamtamot Resmi Beroperasi, Keuchik Ajak Warga Jadi Anggota untuk Perkuat Ekonomi Desa

Pemerintah Aceh

Wali Nanggroe: Pembangunan Aceh Jangan Hanya Fokus Infrastruktur, Perkuat Sosial dan Adat

News

Gubernur Aceh dan Sumut Bahas Kepemilikan 4 Pulau Perbatasan

Daerah

Wagub Aceh Segera Bersurat ke Kemenkeu soal Pengelolaan Lahan dan Pelabuhan Kawasan KEK Arun
SPS

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Raih Lontar & Lestari Awards di HUT SPS

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Resmikan Dashboard Peta Aksi Bencana, Perkuat Partisipasi Publik dan Koordinasi Antarinstansi

Ekbis

Bank Aceh Kembali Jadi Penyalur BSPS 2026 di Aceh, Perkuat Dukungan Program Perumahan Pemerintah