Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 30 Oktober 2025 - 19:08 WIB

DPKA Aceh Hadirkan Ruang Baca Ramah Anak untuk Tumbuhkan Minat Literasi Sejak Dini

mm Redaksi

Kepala DPKA Aceh, Dr. Syaridin, M.Pd. dok. Ist

Kepala DPKA Aceh, Dr. Syaridin, M.Pd. dok. Ist

Banda Aceh – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) terus berinovasi dalam menumbuhkan minat baca sejak usia dini. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menghadirkan Ruang Baca Ramah Anak di Pustaka Aceh, fasilitas yang dirancang khusus agar anak-anak dapat belajar dan bermain dalam suasana yang nyaman dan menyenangkan.

Kepala DPKA Aceh, Dr. Syaridin, M.Pd., mengatakan ruang baca tersebut dibangun sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menanamkan kecintaan terhadap dunia literasi sejak dini. Ruangan itu didesain dengan konsep cerah, penuh warna, dan dilengkapi berbagai fasilitas edukatif agar anak-anak menjadikan membaca sebagai kegiatan yang menggembirakan.

Baca Juga :  Aceh Dipilih Jadi Tuan Rumah Hari HAM Sedunia 2025, Wagub: Perdamaian Harus Jadi Warisan Dunia

“Fasilitas ini bukan hanya menyediakan buku-buku anak yang lengkap, tetapi juga dirancang agar mereka merasa betah di perpustakaan. Di dalamnya ada alat-alat pendidikan edukatif, panggung story telling untuk dongeng interaktif, serta alat musik tradisional agar anak-anak dapat mengenal budaya Aceh sejak dini,” ujar Syaridin di Banda Aceh, Kamis (30/10/2025).

Ruang baca yang dilengkapi pendingin ruangan (AC) tersebut menghadirkan suasana sejuk dan nyaman bagi anak-anak yang berkunjung. Area baca yang luas juga memungkinkan mereka bermain sambil belajar dengan aman. Selain itu, tersedia berbagai alat musik tradisional yang dapat digunakan untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal.

Baca Juga :  Ibu Gubernur Aceh Lepas 3 Truk Bantuan Dinsos Aceh ke Tiga Kabupaten Terdampak Banjir

Menurut Syaridin, keberadaan panggung story telling menjadi daya tarik tersendiri karena anak-anak dapat mendengarkan kisah edukatif secara langsung dari pustakawan atau pendongeng yang diundang secara berkala. Kegiatan ini bertujuan membangun imajinasi, empati, dan semangat membaca melalui pendekatan interaktif.

“Melalui konsep ini, kami ingin menjadikan perpustakaan bukan hanya tempat membaca buku, tapi juga ruang bermain dan berekspresi. Anak-anak bisa membaca, mendengarkan dongeng, bermain alat musik tradisional, bahkan berinteraksi dengan teman-temannya di ruang yang aman dan mendidik,” tambahnya.

Baca Juga :  Terima Masa Aksi, Karo Pemotda Setda Aceh: Empat Pulau Itu Milik Kita

Ruang Baca Ramah Anak DPKA Aceh kini rutin dikunjungi berbagai lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di Banda Aceh dan Aceh Besar. Mereka datang untuk mengikuti kegiatan membaca dan bermain bersama pustakawan.

Syaridin menegaskan, pihaknya akan terus mengembangkan program literasi berbasis anak, termasuk menambah koleksi buku dan memperluas kerja sama dengan lembaga pendidikan. “Kita ingin ruang baca ini menjadi wadah pembelajaran yang hidup, tempat anak-anak mengenal dunia pustaka dengan cara yang menyenangkan,” pungkasnya.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Subroto 2025

Pemerintah Aceh

Aceh Raih Penghargaan Subroto 2025, Apresiasi SDM Energi

Pemerintah Aceh

Hebat! ASN Aceh Sukses Raih Doktor Ilmu Manajemen Jalur Jurnal Internasional Q1
HKSJ 2025

Pemerintah Aceh

Aceh Gelar HKSJ 2025, 9 Pemkab Dihargai Peduli Jiwa

Pemerintah Aceh

Bang Jack Libya Minta Publik Tak Besarkan Isu Ketua DPRA dan Sekda Aceh

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Apresiasi Universitas Almuslim, Tegaskan Mahasiswa Berorganisasi Tetap Bisa Berprestasi

Pemerintah Aceh

Hasil Seleksi Administrasi JPT Aceh Barat Diumumkan, 5 Gugur dan Formasi Dinkes Masih Dibuka

Pemerintah

Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Konsulat Singapura dan Ngee Ann Polytechnic Kunjungi Disdik Aceh

Pemerintah Aceh

Murthalamuddin Ajak Sekolah di Bener Meriah Bangun Pendidikan Bermakna dan Berdaya Saing