Home / Pendidikan

Sabtu, 8 November 2025 - 19:44 WIB

Densus 88 Ajak Mahasiswa Poltekkes Aceh Tangkal Paham Radikal

mm Redaksi

Tim Densus 88 bersama dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh foto bersama usai kegiatan FGD Wawasan Kebangsaan, Jumat (7/11/2025). Foto: Ist

Tim Densus 88 bersama dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh foto bersama usai kegiatan FGD Wawasan Kebangsaan, Jumat (7/11/2025). Foto: Ist

Banda Aceh – Dalam upaya memperkuat ketahanan ideologi di lingkungan pendidikan tinggi, Tim Pencegahan Satgaswil Aceh Densus 88 Anti Teror Polri menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Pencegahan Paham IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme)” bersama mahasiswa Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Aceh, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus Poltekkes Kemenkes Aceh ini menghadirkan pemateri dari Densus 88 AT Polri, IPDA Nurul Maulana, S.H., yang memaparkan pentingnya menanamkan semangat nasionalisme dan kewaspadaan terhadap infiltrasi ideologi radikal di lingkungan akademik.

Baca Juga :  Kemenag Gelar Tes Akademik Serentak di 9.636 Madrasah

Dalam paparannya, IPDA Nurul Maulana menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang harus menjadi pelopor perdamaian, toleransi, dan persatuan bangsa. “Radikalisme tidak hanya muncul melalui kekerasan fisik, tetapi juga lewat penyebaran ideologi di ruang digital dan sosial. Mahasiswa harus bijak dalam menyaring informasi serta tidak mudah terpengaruh ajaran yang menyesatkan,” ujarnya.

FGD tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Aceh, antara lain dr. Ns. Dewi Marianti, S.Kep., M.Kep., Sp.Ma selaku Ketua Jurusan; Ainal Mardhiah, SKM., MPH selaku Sekretaris Jurusan; serta Ritawati, A.K., MPH selaku Ketua Program Studi D4 Keperawatan. Para dosen, staf, dan mahasiswa juga tampak antusias mengikuti kegiatan ini.

Baca Juga :  Kemenag Salurkan Beasiswa Zakat Rp16,85 Miliar untuk 153 Mahasiswa di ZaWa Funwalk 2025

Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang mengangkat berbagai isu seputar peran tenaga kesehatan dalam membangun masyarakat yang damai dan inklusif. Para peserta diajak memahami bagaimana menjaga semangat kebersamaan serta menolak segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan intoleransi di lingkungan sosial.

Baca Juga :  Polsek Wih Pesam Gelar Polisi Negehi Sekulah di SMKN 4 Bener Meriah

Melalui kegiatan tersebut, Tim Pencegahan Satgaswil Aceh Densus 88 berharap tumbuhnya kesadaran ideologis dan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa kesehatan, agar mampu menjadi garda terdepan dalam menolak penyebaran paham IRET di dunia pendidikan.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara Tim Densus 88, jajaran dosen, dan seluruh peserta FGD sebagai simbol komitmen untuk terus menjaga semangat kebangsaan serta memperkuat ketahanan ideologi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh.

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Aceh Besar Luncurkan Bus Sekolah Gratis untuk Pelajar, Fokus Keselamatan dan Kemudahan Transportasi

Pendidikan

Hari Santri 2025, Kemenag Perkuat Peran Pesantren dalam Pembangunan Bangsa

Daerah

Peduli Korban Banjir Bandang, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh Kirim Bantuan ke Pidie Jaya
MAN IC Tapsel

Pendidikan

MAN IC Tapsel Raih Juara 2 Nasional Lewat Inovasi Kios Air

Daerah

SMA N 3 Simeulue Tengah Bagi-Bagi Takjil, Perkuat Nilai Kepedulian di Bulan Ramadhan 

Pendidikan

Kemenag Luncurkan Modul PKRR Islami untuk Guru Madrasah

Pendidikan

Helmi Nasaruddin Umar Dikukuhkan Sebagai Bunda Santri, Ajak Wujudkan Pesantren Ramah Santri

Pendidikan

UIN Surakarta Hadirkan Kelas Penyelesaian Sengketa Pemilu Pertama di Indonesia