Home / Pemko Banda Aceh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Dakwah Humanis, DSI Banda Aceh Edukasi Pengelola Warkop Hormati Waktu Salat

mm Redaksi

Tim DSI Banda Aceh bersama Da’i dan Muhtasib gampong melaksanakan Dakwah Keliling di kawasan Stadion Harapan Bangsa dan sejumlah warkop, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Tim DSI Banda Aceh bersama Da’i dan Muhtasib gampong melaksanakan Dakwah Keliling di kawasan Stadion Harapan Bangsa dan sejumlah warkop, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh kembali menggelar kegiatan Dakwah Keliling dengan menyasar kawasan Stadion Harapan Bangsa serta sejumlah warung kopi (warkop) di sekitarnya, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya DSI Banda Aceh dalam memperkuat syiar Islam sekaligus merawat persaudaraan dan kepedulian antarwarga melalui pendekatan dakwah yang santun dan humanis.

Kepala DSI Banda Aceh, Alimsyah, mengatakan dakwah keliling dilakukan sebagai sarana untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dengan mengedepankan keteladanan serta kedekatan emosional dengan masyarakat.

Baca Juga :  Produksi Sampah Capai 250 Ton per Hari, Banda Aceh Perkuat Program WCP untuk Budaya 3R

“Dakwah Keliling kali ini menyasar ruang publik ramai dengan melibatkan Da’i dan Muhtasib gampong sebagai ujung tombak syiar,” kata Alimsyah.

Menurutnya, pendekatan yang digunakan dalam kegiatan tersebut bukan berupa ceramah satu arah, melainkan dialog langsung dengan masyarakat. Dengan cara tersebut, pesan-pesan keagamaan diharapkan dapat disampaikan secara lebih dekat dan mudah diterima.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah SPHP, Wali Kota Pantau Langsung Harga Pangan

Salah satu pesan utama yang disampaikan dalam Dakwah Keliling kali ini adalah mengedukasi pengelola warkop agar menghentikan sementara aktivitas usaha ketika azan berkumandang.

“Pesan utamanya mengedukasi pengelola warkop agar menutup usaha saat azan tiba, demi kekhusyukan shalat berjamaah,” ungkapnya.

DSI Banda Aceh berharap pendekatan dakwah yang ramah dapat membangun kesadaran masyarakat tanpa menimbulkan jarak antara pendakwah dan warga. Keterlibatan Da’i dan Muhtasib gampong juga dinilai penting karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Baca Juga :  Awasi Penginapan di Kuta Alam, Satpol PP WH Tegaskan Larangan Pelanggaran Syariat Islam

Alimsyah berharap kegiatan Dakwah Keliling dapat terus memberikan dampak positif dalam kehidupan masyarakat serta memperkuat penerapan nilai-nilai syariat Islam di ruang publik.

“Semoga setiap langkah dakwah keliling ini membawa keberkahan dan kedamaian untuk Kota Kolaborasi,” pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

ASN dan Masyarakat Ikuti Kajian Dakwah Pendopo Bertema Menjaga Kota dari Murka Allah

Pemko Banda Aceh

Lulusan SMK SMTI Banda Aceh Capai Serapan Kerja 84,9 Persen, Illiza Tekankan Inovasi dan Kompetensi

Pemko Banda Aceh

Illiza Apresiasi Pelatihan Olahan Hasil Laut, Dorong UMKM Pesisir Banda Aceh Naik Kelas

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Cairkan Gaji Ke-13 ASN Mulai Juni 2026

Pemko Banda Aceh

Pimpin Safari Ramadan 1447 H, Afdhal Tegaskan Komitmen Bangun Banda Aceh Berkarakter Islami

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Illiza Terima Penghargaan KIA, Banda Aceh Terbaik Keterbukaan Informasi Publik

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh dan MPU Cetak Kader Ulama Tangguh Hadapi Tantangan Era Digital

Nasional

Illiza Hadiri Audiensi JKPI dengan Wamendagri Bima Arya, Dorong Penguatan Kota Pusaka dan Rakernas di Ternate