Home / Daerah / Ekbis

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:51 WIB

BSI Gerak Cepat Pulihkan 145 Outlet di Aceh, Fasilitasi Penukaran Uang Rusak Milik Korban Banjir

mm Tiara Ayu Juneva

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Anggoro Eko Cahyo menyapa nasabah terdampak banjir di salah satu outlet BSI di Aceh. Dalam rangka meringankan beban masyarakat Aceh, BSI memberikan layanan penukaran uang basah/uang kotor/uang tidak layak edar (UTLE) di seluruh cabang BSI wilayah Aceh yang berjumlah 145 outlet, Banda Aceh, (7/1/2026). Foto: Dok. Istimewa

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Anggoro Eko Cahyo menyapa nasabah terdampak banjir di salah satu outlet BSI di Aceh. Dalam rangka meringankan beban masyarakat Aceh, BSI memberikan layanan penukaran uang basah/uang kotor/uang tidak layak edar (UTLE) di seluruh cabang BSI wilayah Aceh yang berjumlah 145 outlet, Banda Aceh, (7/1/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pasca musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memastikan seluruh layanan perbankan telah kembali beroperasi normal. Tak hanya memulihkan 145 outlet, BSI kini mengemban misi khusus: membantu warga menyelamatkan harta benda mereka melalui layanan penukaran Uang Tidak Layak Edar (UTLE) atau uang rusak akibat terendam banjir.

​Dalam kurun waktu dua pekan, BSI melakukan akselerasi pemulihan yang masif. Mulai dari pembersihan sisa lumpur di kantor cabang, pengaktifan jaringan telekomunikasi, hingga penyaluran bantuan logistik lebih dari 140 ton dan pembangunan Hunian Sementara (Huntara).

Baca Juga :  TNI Ikut Sukseskan Tradisi Adat Bakar Batu di Kampung Kolianbanak, Puncak Jaya

​Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengungkapkan rasa empati yang mendalam atas musibah ini. Ia mencermati fenomena banyak warga yang berupaya menyelamatkan sisa-sisa harta mereka, termasuk uang tunai yang rusak terkena air dan lumpur.

​“Kami menyaksikan langsung bagaimana masyarakat berjuang mengeringkan lembaran uang yang tertimbun lumpur. Sebagai bentuk layanan sepenuh hati, kami membuka pintu di seluruh outlet BSI Aceh untuk memfasilitasi penukaran uang rusak tersebut agar dapat kembali menjadi saldo tabungan atau digunakan bertransaksi,” ujar Anggoro.

Baca Juga :  Camat Singkil Utara Resmi Buka Program Ruang Mengabdi #2 Komunitas Ruang Lingkup di Aceh Singkil

​Proses penukaran dilakukan secara transparan sesuai regulasi Bank Indonesia, mencakup verifikasi fisik dan pencatatan identitas. Bagi BSI, inisiatif ini bukan sekadar urusan perbankan, melainkan upaya mengembalikan hak finansial masyarakat dan memberikan rasa aman di tengah masa sulit.

Baca Juga :  Longsor Ancam Dua Rumah di Griya Putri II Lhokseumawe

​Anggoro juga menghimbau agar nasabah bisa menggunakan layanan e-channel BSI lainnya seperti BSI Call 14040, mobile banking BYOND, BSI ATM, BSI Agen, BSI Net Banking, BEWIZE maupun BSI Cash Management untuk mengoptimalkan kebutuhan transaksi yang memang bisa dilakukan tanpa harus ke kantor cabang. Hal ini dilakukan agar menghemat waktu dan transaksi nasabah di kantor cabang.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Aceh Selatan Tegaskan Siap Terima Kritik Demi Pembangunan Daerah

Aceh Besar

Waspada! Nama Bupati Aceh Besar Dicatut untuk Modus Penipuan di Medsos

Daerah

Anggota Komisi IV DPRA Ngohwan Dorong Layanan Trans Koetaradja Jadi Badan Layanan Umum

Daerah

Bangun Silaturahmi, Babinsa Koramil 08/Silih Nara Laksanakan Komsos

Daerah

Kapolsek Muara Batu Tinjau Genangan Air di Sejumlah Desa Terdampak

Daerah

Plt. Sekda Bener Meriah Pimpin Rapat Percepatan Target Operasional KDMP September 2025

Daerah

Sat Binmas Polres Lhokseumawe Sosialisasikan E-Learning Polri Mengajar di SMA Negeri 1

Daerah

Bupati Aceh Besar Hadiri Pembukaan Gelar TTG XXVI di Abdya