Home / Daerah / Pemko Banda Aceh

Senin, 27 April 2026 - 08:23 WIB

Banda Aceh Tuan Rumah HKB 2026, Kesiapsiagaan Bencana Diperkuat dengan EWS

mm Redaksi

Peresmian sistem Early Warning System (EWS) di Banda Aceh sebagai bagian dari penguatan mitigasi bencana nasional, Minggu (26/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Peresmian sistem Early Warning System (EWS) di Banda Aceh sebagai bagian dari penguatan mitigasi bencana nasional, Minggu (26/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Kota Banda Aceh menjadi tuan rumah peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 yang dipusatkan secara nasional, Minggu (26/4/2026). Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan kesiapsiagaan bencana bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam sistem dan tindakan nyata.

Peringatan ditandai dengan pembunyian sirine dan pemukulan rapai oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bersama Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal di Pendopo Wali Kota. Kegiatan ini juga diikuti secara virtual oleh 34 provinsi, 214 kabupaten/kota, 574 kecamatan, dan 1.090 kelurahan di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Boat Nelayan Tenggelam di Perairan Dangkal Kawasan Muara Krueng Aceh, 400 Kg Ikan Diselamatkan
Pemukulan rapai serentak oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto didampingi Sekretaris Utama BNPB bersama Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal yang turut didampingi Sekretaris Daerah, disertai pembunyian sirine, menandai peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 di Banda Aceh, Minggu (26/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Mengusung tema “Siap Untuk Selamat, Banda Aceh tidak hanya menjadi lokasi seremoni, tetapi juga etalase kesiapan daerah dalam menghadapi ancaman bencana.

Dalam kesempatan tersebut, lima titik Early Warning System (EWS) resmi dioperasikan sebagai sistem deteksi dini terhadap potensi bencana seperti banjir dan tsunami.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyebut penunjukan Banda Aceh sebagai tuan rumah menjadi kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar.

Baca Juga :  Kepala SDN 1 Blang Jorong Beserta Dewan Guru dan Jajarannya Mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional 2025

“Ini menjadi momentum bagi Banda Aceh untuk terus memperkuat kesiapsiagaan dan menjadi kota yang tangguh terhadap bencana,” ujarnya.

Ia menegaskan, kesiapsiagaan harus menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat, mulai dari memahami risiko hingga kesiapan evakuasi.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menekankan pentingnya optimalisasi sistem peringatan dini yang telah dibangun.

“Kita tidak bisa menghindari bencana, tetapi bisa memitigasi. Kunci keselamatan ada pada kesiapan sebelum bencana terjadi,” tegasnya.

Baca Juga :  Lima Proyek Strategis Banda Aceh Dipublikasikan, Fokus Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Selain peresmian EWS, BNPB juga menyerahkan sejumlah bantuan pendukung, seperti peralatan EWS banjir, satu unit mobil rescue Isuzu D-Max, tiga unit motor trail, serta satu unit perahu katamaran.

Peringatan HKB 2026 di Banda Aceh menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana harus dibangun secara konkret melalui teknologi, dukungan sarana, dan kesadaran masyarakat agar risiko dapat diminimalkan dan keselamatan dapat dimaksimalkan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Bangun Silaturahmi, Babinsa Koramil 08/Silih Nara Laksanakan Komsos

Daerah

Babinsa Koramil 09/Ketol Bantu Warga Timbun Lantai Rumah 

Daerah

Hendak Jual Bentor Hasil Curian Rp 1,1 Juta, Dua Remaja di Banda Aceh Dijebloskan ke Penjara

Daerah

Gotong Royong Warga Pasie Lembang Tanam Jagung 20 Hektar untuk Ketahanan Pangan
Air Bersih

Daerah

TNI AD Hadirkan Air Bersih, Permudah Hidup Warga Aceh

Daerah

Tim Futsal Aceh Besar Optimis Lolos ke PORA 2026

Pemko Banda Aceh

Illiza Resmikan Aplikasi ASN Mengaji dan Tutup Dialog Ramadan 1447 H Pemko Banda Aceh

Aceh Besar

Sekolah di Aceh Besar Dilarang Lakukan Study Tour dan Wisuda, Hingga Perpisahan