Home / Daerah / Pemko Banda Aceh

Jumat, 19 Desember 2025 - 12:45 WIB

Banda Aceh Peduli: Wali Kota Illiza Pimpin Langsung Penyaluran Bantuan Banjir dan Longsor ke Sejumlah Daerah di Aceh

mm Tiara Ayu Juneva

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memimpin langsung konvoi bantuan kemanusiaan “Banda Aceh Peduli” untuk korban banjir dan longsor di sejumlah daerah di Aceh, Kamis (18/12/2025). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memimpin langsung konvoi bantuan kemanusiaan “Banda Aceh Peduli” untuk korban banjir dan longsor di sejumlah daerah di Aceh, Kamis (18/12/2025). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir dan longsor yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Aksi kemanusiaan ini dikemas dalam program “Banda Aceh Peduli” dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.

Bantuan yang disalurkan berupa logistik kebutuhan dasar, di antaranya bahan pokok, pakaian, obat-obatan, perlengkapan bayi, kebutuhan perempuan, serta berbagai bantuan kemanusiaan lainnya.

Selain bantuan logistik, Pemko Banda Aceh juga mengerahkan seluruh personel lintas sektor, mulai dari tenaga medis, petugas kebersihan, pemadam kebakaran, hingga Satpol PP/WH. Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) turut serta dalam rombongan kemanusiaan tersebut.

Baca Juga :  Kelangkaan Solar dan Pertalite Kembali Melanda Simeulue, Aktivitas Warga Mulai Terganggu

Dalam kegiatan ini, Wali Kota Illiza dijadwalkan menyalurkan bantuan ke sejumlah wilayah terdampak banjir, meliputi Kabupaten Bireuen, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, hingga berakhir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Pantauan di lapangan, Kamis (18/12/2025), rombongan bertolak dari Balai Kota Banda Aceh dengan konvoi sekitar 15 truk bermuatan bantuan logistik. Turut serta dalam konvoi tersebut mobil ambulans RSUD Meuraxa, armada pemadam kebakaran, truk DLHK dan PUPR, serta kendaraan operasional Satpol PP/WH.

Baca Juga :  Michael Octaviano Wakili Aceh Lolos ke Final DPD Award 2025

Rombongan pertama tiba di Kabupaten Bireuen. Di lokasi tersebut, Wali Kota Illiza menyerahkan bantuan secara langsung kepada warga di posko pengungsian Gampong Meuse dan Gampong Cot Ara, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen.

Usai dari Bireuen, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Lhokseumawe dan Aceh Utara. Namun, perjalanan sempat terhambat akibat antrean panjang di akses alternatif Jembatan Rangka Baja Awe Geutah Paya–Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan. Wali Kota dan rombongan bahkan harus menunggu hingga sekitar dua jam.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Ajak BI Bersinergi Kembangkan UMKM Aceh

Di lokasi tersebut, Illiza sempat meminta petugas melakukan penertiban antrean kendaraan yang telah mengular hingga lebih dari dua kilometer dari dua arah.

Rombongan akhirnya tiba di Pendopo Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara pada dini hari. Bantuan kemanusiaan diserahkan dan diterima langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe serta Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara.

Pada hari berikutnya, Wali Kota Banda Aceh bersama rombongan dijadwalkan melanjutkan kegiatan bakti sosialsekaligus penyerahan bantuan kemanusiaan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

BPN Jatim Targetkan Sertifikasi 715 Tanah Wakaf di Tulungagung Rampung Juli 2025
Wakili Aceh Masuk Final DPD Award 2025

Daerah

Michael Octaviano Wakili Aceh Lolos ke Final DPD Award 2025

Daerah

SPS Pusat dan Sumut Bantu Korban Longsor dan Banjir di Sei Lepan dan Brandan Barat

Daerah

Status Gunung Bur Ni Telong Turun ke Level I (Normal)

Daerah

TP PKK Aceh Tinjau Pengungsian Korban Banjir Bandang di Meurah Dua, Fokus pada Kesehatan dan Trauma Healing

Daerah

Sambut Tahun Ajaran Baru, Lettu Cpm Kaman Selian Motivasi Siswa MTsN 1 Takengon Jadi Pribadi Unggul

Daerah

Pemko Banda Aceh Tempatkan Personel Satpol PP-WH di Kecamatan, Ini Tujuannya

Daerah

Wabup Tarmizi Panyang Sampaikan Rancangan Perubahan APBK 2025 dan KUA-PPAS 2026 di DPRK Aceh Utara