Banda Aceh – Kriya Aceh hasil kreasi para perajin daerah dinilai memiliki ciri khas kedaerahan yang beragam dan menjadi modal penting untuk mengangkat Kriya dan Wastra Aceh ke level yang lebih tinggi.
Hal tersebut disampaikan Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Muzakir, usai mengunjungi seluruh stand kabupaten/kota se-Aceh pada Pameran Kriya Unggulan Dekranasda se-Aceh di UMKM Center Bank Aceh, Sabtu (8/11/2025).
“Sangat luar biasa kreasi perajin binaan Dekranasda kabupaten dan kota se-Aceh. Tak ada alasan lagi, menurut saya kinilah saatnya kriya dan wastra karya perajin Aceh naik kelas. Dekranasda Aceh sangat berkomitmen memfasilitasi dan mempromosi kriya perajin Aceh secara lebih luas lagi,” ujar Marlina yang akrab disapa Kak Na.
Suasana pameran semakin semarak dengan alunan gambus dan lagu-lagu Islami yang dibawakan oleh Ismul Azzam dan Nisfun Nahar. Dalam kesempatan itu, Kak Na didampingi Wakil Ketua Dekranasda Aceh, Mukarramah Fadhlullah, meninjau satu per satu stand Dekranasda kabupaten dan kota yang menampilkan aneka produk kriya unggulan khas daerah masing-masing.
Turut mendampingi kunjungan tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, Malahayati, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, T Adi Darma, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dekranasda Aceh.
T Adi Darma menjelaskan, pameran tahun ini diikuti oleh puluhan pelaku IKM dari berbagai daerah di Aceh. “Ada 31 stand Kriya dan Wastra IKM binaan Dekranasda kabupaten dan kota se-Aceh serta 33 stand makanan dan minuman yang berpartisipasi pada kegiatan tahun ini,” katanya.
Ia menambahkan, kehadiran Ketua Dekranasda Aceh bersama jajaran menjadi motivasi besar bagi para perajin. “Dukungan Ibu Ketua sangat luar biasa, bahkan saat Rakor Dekranasda tadi Ibu Ketua menegaskan komitmennya untuk membawa Kriya dan Wastra karya perajin Aceh naik kelas. Ini tentu menjadi pemantik semangat yang luar biasa bagi para perajin Aceh,” ujar Darma.***
Editor: RedaksiReporter: Redaksi











