Home / Nasional

Minggu, 2 November 2025 - 21:30 WIB

Menag Ajak Pemda Perkuat Madrasah dan Kerukunan Umat

mm Redaksi

Menag menyampaikan arahan saat Pembinaan ASN Kemenag Sulawesi Tengah, di Palu, Minggu (2/11/2025) (Foto: Ferizal/Humas Kanwil Kemenag Sulteng)

Menag menyampaikan arahan saat Pembinaan ASN Kemenag Sulawesi Tengah, di Palu, Minggu (2/11/2025) (Foto: Ferizal/Humas Kanwil Kemenag Sulteng)

Palu – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan pembangunan bidang keagamaan, termasuk penguatan madrasah, pesantren, dan lembaga pendidikan keagamaan.

Menurut Menag, keterbatasan anggaran Kementerian Agama (Kemenag) tidak boleh menjadi penghalang dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan layanan keagamaan di daerah.

“Dari segi fasilitas dan sumber daya manusia, madrasah masih tertinggal dibanding sekolah umum negeri. Karena itu, perlu dukungan nyata dari pemerintah daerah,” ujar Menag saat memberikan pembinaan kepada ASN Kemenag Sulawesi Tengah dan bersilaturahmi dengan tokoh lintas agama di Palu, Minggu (2/11/2025).

Ia menilai, kolaborasi antara Kemenag dan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan pendidikan agama, kerukunan umat, serta pemberdayaan rumah ibadah dapat berjalan berkelanjutan.

Baca Juga :  Menag Ucap Terima Kasih ke Presiden Prabowo Soal Pesantren

“Kementerian Agama tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh sinergi dengan pemerintah daerah agar setiap program berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Menag juga mengapresiasi sejumlah kepala daerah di Sulawesi Tengah yang menunjukkan perhatian besar terhadap pembangunan keagamaan. Di antaranya, Bupati Banggai Amirudin Tamoreka yang menghibahkan dana lebih dari Rp3 miliar untuk pembangunan Gedung Kantor Kemenag Banggai di atas tanah hibah milik Pemda.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido juga meluncurkan Program Berani Berkah, salah satu dari sembilan program unggulan daerah yang menekankan penguatan spiritualitas dan kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan.

Baca Juga :  Sekjen Kemenag Tegaskan Penentuan Dirjen Pesantren Wewenang Presiden

“Selain program Berani Berkah, ada juga Sulteng Berjamaah, Sulteng Mengaji, dan Majelis Subuh Berkah yang rutin digelar setiap Sabtu Subuh di Masjid Mujahidin Kantor Gubernur,” kata Plt. Kakanwil Kemenag Sulteng H. Muchlis.

Dalam kesempatan itu, Menag menegaskan pentingnya peran imam, tokoh agama, dan ASN Kemenag sebagai penggerak nilai-nilai keagamaan di masyarakat.

“Masyarakat menaruh harapan besar kepada imam dan ASN Kemenag untuk menjadi teladan dalam akhlak, integritas, dan pengabdian,” pesannya.

Menag juga mengapresiasi peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang disebutnya sebagai “pahlawan kerukunan” karena berperan penting menjaga stabilitas sosial.

“Modal bangsa kita yang paling mahal adalah kerukunan. Banyak negara gagal membangun karena tidak aman. Kita patut bersyukur hidup di Indonesia yang damai dan rukun,” tandasnya.

Baca Juga :  Menag: 80 Pesantren Butuh Perhatian Terkait Struktur Bangunan

Berdasarkan data Puslitbang Kemenag RI tahun 2023, Indeks Kerukunan Umat Beragama di Sulawesi Tengah mencapai 76,95 persen, termasuk kategori Rukun Tinggi.

Kunjungan kerja Menag di Sulawesi Tengah diawali dengan silaturahmi bersama Masyayikh Pengurus Besar Alkhairaat, orasi ilmiah pada Wisuda ke-45 UIN Datokarama Palu, peninjauan Masjid Raya Baitul Khairaat, serta pelantikan pengurus Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Sulawesi Tengah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembinaan ASN dan silaturahmi tokoh agama sebagai momentum memperkuat kolaborasi pusat dan daerah dalam membangun harmoni, moderasi beragama, serta nilai-nilai kemanusiaan di bumi Tadulako.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Menhan Sjafrie

Nasional

Menhan Sjafrie ke Baubau, Tegaskan TNI Harus Dekat Rakyat

Nasional

Sertifikasi Tanah Wakaf Naik 80 Persen di Triwulan III 2025

Nasional

Perjanjian Perdagangan RI–AS Disorot SPS, Berpotensi Lemahkan Publisher Rights dan Kedaulatan Informasi

Nasional

Menag Nasaruddin Umar: Masjid Harus Jadi Pusat Pemberdayaan Umat

Nasional

Kemenag Selamatkan Arsip Bersejarah Haji Lewat Workshop Digitalisasi di Jeddah

Nasional

Istana Pastikan Prabowo Putuskan Polemik 4 Pulau Berdasarkan Aspirasi-Historis

Nasional

KTT BRICS di Brazil: Prabowo Tekankan Peran RI dalam Global South

Nasional

Imigrasi Sabang Raih Peringkat Terbaik Nasional pada AHII 2025 untuk Video Profil