Home / Pendidikan

Minggu, 2 November 2025 - 21:00 WIB

Menag: Alumni PTKIN Harus Jadi Ilmuwan dan Cendekiawan

mm Redaksi

Menag Nasaruddin Umar. dok. Kemenag RI

Menag Nasaruddin Umar. dok. Kemenag RI

Palu – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) memiliki tanggung jawab ganda, yakni tidak hanya menjadi ilmuwan yang menguasai disiplin ilmu, tetapi juga cendekiawan yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Menag saat menyampaikan orasi ilmiah pada Wisuda ke-45 Sarjana, Magister, dan Doktor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Minggu (2/11/2025).

“Tanggung jawab alumni PTKIN bukan sekadar menjadi ilmuwan, tapi juga harus menjadi intelektual dan sekaligus cendekiawan. Dan itu berat,” ujar Nasaruddin Umar.

Baca Juga :  Hafiz Asal Rokan Hulu Raih Juara II MHQ Internasional 2025 di Arab Saudi

Menurut Menag, perguruan tinggi umum umumnya hanya berfokus pada pengembangan akademik. Sementara PTKIN mengemban misi yang lebih luas, yakni mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus menjalankan fungsi dakwah dan pengabdian sosial.

“Perguruan tinggi lain bebannya hanya satu, mengembangkan kekuatan akademik. Tapi PTKIN lebih dari itu. Ia juga menjadi pusat persemaian nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan,” jelasnya.

Baca Juga :  ASN Mengajar Aceh Dapat Dukungan Penuh Dinas Pendidikan, Targetkan Anak Marginal di Lamteuba

Dalam orasinya, Menag juga memaparkan tiga lapisan penguasaan ilmu. Pertama, ilmuwan, yaitu mereka yang menguasai satu bidang ilmu secara akademik. Kedua, intelektual, yakni mereka yang mengamalkan ilmu dalam tindakan nyata. Dan ketiga, cendekiawan, yaitu mereka yang menjadikan ilmunya berdampak positif dan menjadi pantulan nilai bagi masyarakat.

“Cendekiawan itu bukan hanya tahu dan bisa, tapi juga berdampak. Ilmunya berguna bagi kehidupan sosial dan kemanusiaan,” katanya.

Baca Juga :  UIN Palopo Resmi Dibuka, Menag Dorong Peran Generasi Moderat dan Kompetitif

Di akhir orasinya, Nasaruddin berpesan agar para wisudawan tidak berhenti pada gelar akademik, tetapi terus menebarkan ilmu dan menjadi teladan di masyarakat.

“Menjadi alumni PTKIN itu tanggung jawabnya berat. Tapi Insya Allah, kalau kalian mengamalkan ilmu dengan ikhlas, kalian akan menjadi tokoh yang lebih berpengaruh di masyarakat daripada sarjana pada umumnya,” pungkas Menag.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Peringatan Hardiknas 2026 di Aceh, Sekolah Diminta Perkuat Karakter dan Aksi Lingkungan

Pendidikan

UIN Bandung Gelar KIP Talk, Tegaskan Keterbukaan Informasi Pilar Good University Governance

Pemerintah Aceh

Kejati Aceh Edukasi Pelajar SMKN 1 Takengon Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

Pendidikan

Kemenag Tugaskan 98 Guru PAI untuk Mengajar di Sekolah Rakyat
Pendaftar BPP S3 Kemenag 2025

Pendidikan

Animo Tinggi, 2.100 Pendaftar BPP S3 Kemenag 2025

Pendidikan

Di Depan Wakil Menteri Siswi Aceh Iffah Azka Alia Bicara Inspiratif di Sekolah Garuda

Daerah

Paskibra Kecamatan Bandar Sukses Tuntaskan Tugas HUT RI ke-81

Aceh Besar

Perkuat Pendidikan Agama, Pemkab Aceh Besar Terapkan Program Beut Kitab Bak Sikula untuk 29 Ribu Siswa