Home / Politik

Kamis, 26 Juni 2025 - 20:09 WIB

PBN: Salut Langkah Cepat Satgas Bais TNI, Kodam IM, dan Imigrasi Aceh Amankan Dua WNA

Redaksi

Ketua DPD PBN Aceh, Drs. M. Isa Alima. Foto: Dok. Pribadi/Acehnow

Ketua DPD PBN Aceh, Drs. M. Isa Alima. Foto: Dok. Pribadi/Acehnow

Banda Aceh – Dewan Pimpinan Daerah Patriot Bela Nusantara (DPD PBN) Aceh menyampaikan apresiasi yang tinggi atas langkah cepat dan tegas yang diambil oleh Satgas Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kodam IM), dan Kantor Imigrasi Aceh dalam mengamankan dua Warga Negara Asing (WNA) yang diduga tidak memiliki izin resmi saat berada di wilayah Aceh. 26 Juni 2025.

Ketua DPD PBN Aceh, Drs. M. Isa Alima, menilai tindakan tersebut sebagai wujud nyata dari kesigapan aparat dalam menjaga kedaulatan negara, stabilitas daerah, dan martabat tanah rencong yang selama ini dikenal memiliki nilai-nilai adat dan budaya yang luhur.

Baca Juga :  Prabowo Cabut 4 Izin Tambang, DPR: Perusahaan Wajib Ikuti Regulasi

“Kami mengapresiasi kesigapan Satgas Bais TNI, Kodam IM, dan Imigrasi Aceh dalam menangani keberadaan dua WNA tersebut. Ini bukan sekadar tindakan administratif, melainkan bentuk nyata dari kecintaan terhadap Aceh dan upaya serius dalam menjaga marwah daerah dari ancaman luar,” ujar Isa Alima dalam keterangannya.

Kedua WNA tersebut saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan intensif oleh pihak berwenang guna memastikan identitas, tujuan kedatangan, serta legalitas keberadaan mereka. PBN Aceh menilai bahwa penindakan ini mencerminkan pentingnya ketelitian dan kewaspadaan dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang, termasuk potensi infiltrasi asing yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban di daerah.

Baca Juga :  Bahlil Tegaskan Piaynemo dan Gag di Raja Ampat Tak Tercemar, Ini Faktanya

Lebih lanjut, Ketua PBN Aceh mendorong seluruh instansi terkait untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor, guna menghadirkan keamanan yang bukan hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif.

“Langkah ini memberi pesan jelas kepada siapa pun bahwa Aceh adalah daerah yang terbuka, namun tidak akan pernah kompromi terhadap pelanggaran aturan, apalagi yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat,” tambahnya.

PBN juga mengimbau masyarakat Aceh untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan proaktif dalam memberikan informasi kepada aparat jika terdapat aktivitas asing yang mencurigakan.

Baca Juga :  YARA Kirim S.O.S ke Prabowo: Empat Pulau Aceh Dirampas, Migas Dilibas

“Menjaga Aceh adalah tugas bersama. Ketegasan aparat harus dibarengi dengan dukungan rakyat. Hanya dengan cara itu, kita dapat menjaga marwah dan masa depan tanah kelahiran kita tercinta,” tutup Isa Alima.

Tindakan cepat ini menjadi cerminan bahwa Aceh tetap waspada dan siap menghadapi setiap potensi gangguan dari dalam maupun luar, demi menjaga kedamaian, harga diri, dan kehormatan negeri yang pernah menjadi mercusuar peradaban di kawasan Asia Tenggara.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Tim Sepakbola Pra PORA Aceh Besar Resmi Dilepas

Daerah

Idul Adha, Momentum Kepedulian, Silaturahmi, dan Refleksi Diri

Politik

Alokasi Rp4 Miliar per Anggota DPRA Dinilai Kurang, Martini Tekankan Transparansi Pokir

News

Gubernur Mualem Serahkan Remisi, Ribuan Napi Aceh Dapat Pengurangan Hukuman

Politik

DPR RI Setujui Tambahan Anggaran Kemenpora 2026 Sebesar Rp3,46 Triliun

Politik

Menag Ajak Umat Beragama Jadikan Indonesia Rumah Besar yang Damai dan Rukun

Daerah

DPRK Sabang Gelar Rapat Paripurna Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih Periode 2025-2030

Politik

Menhan RI Kunjungi Yokosuka, Perkuat Kerja Sama Maritim dengan Jepang