Home / Daerah / Kesehatan / News

Senin, 23 Juni 2025 - 11:28 WIB

Aceh Gelar ASUM ke-7, Bakal Dihadiri WHO hingga Ratusan Dokter Bedah akan Bahas Penanganan Infeksi

mm Tika Fitri Lestari

Departemen Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggelar seminar internasional bertajuk The 7th Aceh Surgery Update Meeting (ASUM) pada 3–6 Juli 2025 mendatang.

Departemen Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggelar seminar internasional bertajuk The 7th Aceh Surgery Update Meeting (ASUM) pada 3–6 Juli 2025 mendatang.

Banda Aceh – Departemen Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggelar seminar internasional bertajuk The 7th Aceh Surgery Update Meeting (ASUM) pada 3–6 Juli 2025 mendatang.

Acara bergengsi ini akan mengangkat tema “How Surgeon Deal With Infection” dan berlangsung di sebuah hotel di kawasan Banda Aceh.

Ketua Panitia ASUM 2025, dr Lauhil Mahfudz SpB, SubspBVE(K), menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan Departemen Bedah USK yang dirangkai dalam bentuk workshop dan seminar ilmiah.

Baca Juga :  DPD Ormas Gerakan Rakyat Kota Banda Aceh Bahas Pembentukan Kepengurusan 

“Ada delapan workshop yang akan digelar pada 3 Juli, dilanjutkan seminar selama dua hari ke depan,” ujarnya, Senin (23/6/2025).

Tahun ini, ASUM ke-7 akan menghadirkan tokoh penting nasional, yakni Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD(K)EMD, PhD, sebagai salah satu keynote speaker.

Selain itu, deretan pembicara nasional dan internasional juga akan turut berbagi pengetahuan terkini di bidang bedah dan penanganan infeksi.

Para pembicara luar negeri yang dijadwalkan hadir di antaranya adalah Prof. Tatsuhiko Kubo dari Hiroshima University (Jepang), Dr. Flavio Salio dari WHO Health Emergency, serta Prof. Roberto Mugavero dari Amerika Serikat.

Baca Juga :  Dek Fadh Jadi Plh Gubernur Aceh, Lalu Apa Tugas & Wewenangnya? Berikut Penjelasannya

Panitia menargetkan kehadiran sekitar 300 peserta, terdiri dari dokter spesialis bedah, subspesialis, residen, dokter umum, serta mahasiswa kedokteran dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri.

Menariknya, dalam ASUM 2025 ini juga akan digelar Simposium ke-8 dengan tema “Medico Entrepreneur.”

Dalam sesi ini, sejumlah dokter bedah akan berbagi pengalaman mengenai dunia kewirausahaan medis, termasuk bagaimana mereka menciptakan lapangan kerja baru melalui inovasi dan kemandirian usaha.

Baca Juga :  Plt Sekda Minta BUMN Ikut Bangun Aceh

“Simposium ini diharapkan bisa menginspirasi para dokter, khususnya generasi muda, untuk tak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga kreatif dan mandiri secara ekonomi,” pungkas dr. Lauhil.

Ia mengatakan, ASUM ke-7 ini diharapkan menjadi wadah strategis bagi para profesional medis untuk memperkuat jejaring, memperbarui wawasan, dan meningkatkan kapasitas di tengah tantangan global.

 

Editor: RedaksiSumber: https://Serambinews

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemerintah Aceh Mendukung Penuh Pembangunan Pembangkit Listrik Panas Bumi

Daerah

Bocor Jantung, Bayi Usia 3 Bulan Asal Abdya Butuh Bantuan untuk Bolak-balik Berobat ke Banda Aceh

Daerah

Tim Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Periksa Jajanan Warkop di Banda Aceh

Daerah

Bireuen diusulkan keluar dari Aceh, Aceh Singkil Kapan?

Daerah

Kunjungan Kerja ke Yogyakarta, Wali Nanggroe Jajaki Pendirian Museum Dirgantara di Aceh

Daerah

Polres Bener Meriah Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Warga Desa Jamur Atu

Daerah

Bupati Aceh Timur Alihkan Anggaran Mobil Dinas untuk Bangun Jembatan Alue Mirah

Daerah

Pemko Banda Aceh Komitmen Tingkatkan Kualitas Data ASN, IKD Capai 95,31