Home / Pemerintah Aceh

Sabtu, 19 September 2026 - 20:04 WIB

Milad Pertama FKPA, Dek Fadh Dorong Perempuan Aceh Naik Kelas di Sektor UMKM

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, memberi sambutan secara daring pada acara Forum Kreatif Perempuan Aceh (FKPA) dari Kantor BPPA, Jakarta, Rabu, (16/9/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, memberi sambutan secara daring pada acara Forum Kreatif Perempuan Aceh (FKPA) dari Kantor BPPA, Jakarta, Rabu, (16/9/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E. (Dek Fadh), menghadiri secara daring melalui Zoom Meeting dari Kantor Penghubung Aceh di Jakarta, peringatan Milad pertama Forum Kreatif Perempuan Aceh (FKPA) yang digelar di Kuala Village Resto, Banda Aceh, Rabu (16/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dek Fadh menyampaikan ucapan selamat atas Milad pertama FKPA sekaligus mengapresiasi keberadaan organisasi tersebut sebagai wadah bagi perempuan Aceh untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kompetensi, membangun kemandirian, serta memperluas kontribusi dalam pembangunan Aceh.

“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan selamat Milad yang pertama kepada FKPA. Satu tahun mungkin merupakan usia yang relatif muda bagi sebuah organisasi, tetapi satu tahun pertama merupakan masa yang sangat penting untuk membangun fondasi, memperkuat kebersamaan, dan menentukan arah perjalanan ke depan,” ujar Dek Fadh.

Menurutnya, Aceh memiliki sejarah panjang tentang perempuan hebat yang telah memberikan teladan keberanian, keteguhan, dan pengabdian. Semangat yang diwariskan oleh Laksamana Malahayati, Cut Nyak Dhien, Pocut Meurah Intan, serta tokoh perempuan Aceh lainnya, kata Dek Fadh, harus terus dihidupkan dalam konteks kekinian.

Baca Juga :  Rakor Pascabencana, Wagub Aceh Fadhlullah Minta Anggaran TKD Segera Direalisasikan

“Hari ini, perjuangan perempuan tidak hanya berada di medan perjuangan fisik, tetapi juga berada di ruang pendidikan, kewirausahaan, teknologi, ekonomi kreatif, seni dan budaya, serta berbagai bidang pembangunan lainnya,” katanya.

Dek Fadh berharap FKPA dapat terus menjadi wadah aktualisasi perempuan Aceh sekaligus tempat lahirnya gagasan kreatif, inovasi, dan karya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga menyambut baik peran FKPA dalam mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola perempuan di Aceh. Menurutnya, banyak usaha di Aceh tumbuh dari tangan perempuan, mulai dari usaha rumah tangga, kerajinan, kuliner, fesyen, hingga berbagai produk kreatif lainnya.

“Tantangannya sekarang adalah bagaimana usaha tersebut dapat naik kelas, memiliki kualitas dan kemasan yang lebih baik, masuk ke pasar digital, memperoleh akses pembiayaan, dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Wagub.

Baca Juga :  Pulihkan Semangat Anak Pascabencana, Save the Children Gelar Kegiatan Psikososial di Aceh Tengah

Pada kesempatan itu, Dek Fadh turut mengapresiasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara FKPA dengan Bank Indonesia dan Bank Syariah Nasional. Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan pelaku usaha di Aceh.

“Kami berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar melahirkan program yang memperkuat kapasitas, pembiayaan, literasi keuangan, digitalisasi, dan pemasaran bagi perempuan pelaku usaha di Aceh,” ungkapnya.

Selain penguatan ekonomi, Dek Fadh menekankan pentingnya menjaga agar kreativitas perempuan Aceh tetap berakar pada jati diri dan kekayaan budaya daerah. Menurutnya, busana, kuliner, kerajinan, seni, dan tradisi Aceh bukan hanya warisan yang harus dilestarikan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Wagub Aceh Minta Unsur Daerah Masuk Struktur Desk Koordinasi Aceh

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Aceh siap membuka ruang kolaborasi dengan FKPA. Dek Fadh juga berharap organisasi tersebut dapat memperluas jaringan hingga ke tingkat kabupaten/kota dan gampong agar manfaat keberadaannya semakin dirasakan oleh perempuan Aceh.

“Mari kita jadikan perempuan Aceh bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga pelaku, penggerak, dan pemimpin pembangunan Aceh,” pungkasnya.

Dek Fadh turut berharap FKPA semakin solid, mandiri, kreatif, dan produktif dalam mewujudkan Aceh yang Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan.

Peringatan Milad pertama FKPA tersebut dihadiri langsung oleh H. Sulaiman Abda, anggota Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe Aceh; Ketua FKPA, Hj. Kartini NI, beserta jajaran pengurus; Kepala DP3A; Ketua DMDI Aceh; serta para ketua dan jajaran DPD FKPA kabupaten/kota se-Aceh yang terdiri dari para istri bupati/wali kota dan istri sekretaris daerah kabupaten/kota se-Aceh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Dialog Hari Anak Nasional, Ketua TP PKK Aceh Serukan Perlindungan Anak dari Bullying

Pemerintah Aceh

Kadisdik Dayah Aceh Tegaskan Komitmen Bersama Cegah Kekerasan di Dayah

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem dan SKK Migas Sepakat Revisi PoD Blok Andaman

Pemerintah Aceh

Polda Aceh dan Pemerintah Bentuk Satgas, SPBU Nakal Terancam Denda dan Pengurangan Kuota

Pemerintah Aceh

Nurlis Effendi Bantah Isu Konflik Mualem-Dek Fadh, Sebut Pembagian Tugas Sesuai UU

Parlementarial

DPRA Mulai Bahas Raqan Pertanggungjawaban APBA 2025, Pendapatan Aceh Lampaui Target

Pemerintah Aceh

Fiskal Aceh Prihatin, Sekda Tetap Komit Dukung Anggaran KONI Aceh

Pemerintah Aceh

Takziah ke Aceh Timur, Wagub Fadhlullah Doakan Almarhumah Ibunda Abon Yunus