Home / Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Penanganan Pemulihan Sawah Rusak Berat Akibat Bencana Hidrometeorologi Mulai Di Kerjakan 

mm Muhammad Rissan

Lokasi persawahan Gampong Beuringen Kecamatan Meurah dua setelah di olah dengan Traktor 4 WD Plo/ Piringan. Foto:Dok/Muhammad Rissan

Lokasi persawahan Gampong Beuringen Kecamatan Meurah dua setelah di olah dengan Traktor 4 WD Plo/ Piringan. Foto:Dok/Muhammad Rissan

Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus berupaya memulihkan lahan pertanian yang rusak akibat banjir Hidrometeorologi yang terjadi pada tahun 2025 silam yang telah mulai menunjukkan progres.

Secara bertahap Pemerintah telah menangani areal persawahan yang terdampak, mulai dari kategori rusak ringan, rusak sedang hingga rusak berat, sebagai bagian dari pemulihan sektor pertanian pascabencana.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kadis Pertanian dan pangan Kabupaten Pidie Jaya M. Nur kepada media ini, Rabu 26/8/2026.

Baca Juga :  Pangdam IM Ucapkan Selamat ke 61 Perwira Menengah yang Naik Pangkat

” Alhamdulillah Untuk sawah dengan kategori rusak sedang, rehabilitasi seluas 141 hektare telah tuntas dikerjakan. Areal tersebut tersebar di dua kecamatan, yakni Bandar Dua dan Meurah Dua ” terang M. Nur

Lanjutnya, pemulihan sawah yang rusak akibat bencana Hidrometeorologi menjadi langkah penting untuk dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat untuk kegiatan budidaya tanaman pangan guna memulihkan ekonomi keluarga.

Baca Juga :  Lewat Sawaeu Kupi, Kapolres Aceh Selatan Dengar Aspirasi Warga

Sementara itu, penanganan sawah rusak ringan dengan luas mencapai 1.112 hektare telah di rampung dikerjakan sekitar 60 persen yang tersebar di seluruh kecamatan terdampak bencana.

” Untuk sawah rusak ringan telah rampung di kerjakan 60 persen dari luas 1.112 yang tersebar di seluruh kecamatan dalam kabupaten Pidie Jaya ” imbuhnya M. Nur.

Baca Juga :  Aceh Tenggara Sambut Pembentukan Batalyon Teritorial YTP

Dengan berjalannya rehabilitasi pada dua kategori tersebut, perhatian kini mulai diarahkan pada lahan pertanian yang mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan lebih serius.

Untuk kategori rusak berat, pekerjaan sudah  mulai dilaksanakan pada hari Senin (24/8). Salah satu lokasi awal penanganan berada di kawasan Lueng Bimba, Kecamatan Meurah Dua dengan luas sawah sekitar 250 hektar. Pungkasnya (R).

Share :

Baca Juga

Daerah

Operasi Sikat Seulawah Lampaui Target, Begini Update Tindak Premanisme di Polresta Banda Aceh

Daerah

21 Tahun Peringatan MoU Helsinki : Ada Harapan Serta Doa Masyarakat Aceh

Daerah

Pemerintah Aceh Perpanjang Tanggap Darurat hingga 22 Januari, Fokus Pemulihan Enam Klaster

Daerah

Semangat Menyambut Iduladha 1447 H, Warga Gampong Keulilee Sembelih Hewan Qurban untuk Masyarakat

Daerah

Tuanku Muhammad Tekankan Sistem Drainase dan Ruang Terbuka Hijau untuk Cegah Banjir Banda Aceh

Daerah

Jembatan Garuda Tahap III Capai 60 Persen, Dandim 0106/Aceh Tengah Tuai Apresiasi

Aceh Besar

Dinkes Aceh Besar Salurkan Donasi Rp49,9 Juta dan Obat-obatan untuk Korban Banjir, Wabup Syukri Apresiasi

Daerah

Dari Subuh untuk Negeri, Taruna Poltekpel Malahayati Perkuat Pengabdian di Tengah Masyarakat