Meulaboh – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Dody Hanggodo, meninjau langsung kondisi Jembatan Sikundo yang putus akibat diterjang banjir di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (30/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU didampingi Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP., MM., dan Wakil Bupati Said Fadheil, S.H., untuk melihat langsung kerusakan infrastruktur sekaligus membahas percepatan penanganan akses transportasi masyarakat.
Dody Hanggodo memastikan pembangunan Jembatan Sikundo akan menjadi perhatian Balai Pelaksanaan Jalan Kementerian PU. Menurutnya, jembatan permanen yang akan dibangun nantinya didesain lebih tinggi agar tetap aman saat debit air sungai meningkat.
“Untuk Sikundo bisa. Nanti kita support dari Balai Jalan. Jembatannya akan dibuat lebih tinggi supaya saat banjir jembatan tetap aman dan aktivitas masyarakat, terutama anak-anak sekolah, tidak terganggu,” ujar Dody.
Selain pembangunan Jembatan Sikundo, Menteri PU juga menyatakan pemerintah pusat akan memberikan perhatian terhadap pembangunan Irigasi Lhok Guci serta kolam retensi sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur pengendalian banjir dan mendukung sektor pertanian di Aceh Barat.
Sementara itu, Bupati Aceh Barat Tarmizi menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri PU yang dinilainya sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana di daerah tersebut.
Menurutnya, kunjungan itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang pernah dilakukan bersama Menteri PU di Jakarta pada Oktober tahun lalu.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Pak Menteri PU ke Aceh Barat. Ini sesuai dengan komitmen beliau saat kami bertemu di ruang kerjanya pada awal Oktober tahun lalu. Hari ini beliau datang langsung melihat kondisi Aceh Barat, termasuk meninjau Jembatan Sikundo yang memang membutuhkan pembangunan kembali,” kata Tarmizi.
Ia menjelaskan, di Desa Sikundo akan dibangun dua jembatan untuk memulihkan konektivitas masyarakat. Satu jembatan dibangun melalui dukungan TNI bersama Polda Aceh, sedangkan satu jembatan permanen lainnya akan dibangun oleh Balai Pelaksanaan Jalan Kementerian PU.
“Alhamdulillah, Pak Menteri memberikan perhatian yang sangat besar kepada Aceh Barat. Untuk Sikundo ada dua jembatan, satu dibangun oleh TNI bersama Polda Aceh dan satu lagi akan dibangun oleh Balai,” jelasnya.
Selain itu, Tarmizi menyebut Menteri PU juga merespons positif sejumlah usulan strategis Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, termasuk pembangunan Irigasi Lhok Guci, kolam retensi, dan program infrastruktur lainnya.
“Kami sangat bersyukur karena beliau juga akan membantu pembangunan Irigasi Lhok Guci, kolam retensi, dan beberapa usulan lainnya yang telah kami sampaikan. Ini merupakan dukungan yang sangat berarti bagi percepatan pembangunan Aceh Barat,” ujarnya.
Menurut Tarmizi, kunjungan tersebut menjadi momentum penting karena merupakan kunjungan langsung pejabat pemerintah pusat ke Aceh Barat setelah bencana melanda wilayah itu.
“Belum ada pejabat pusat yang datang langsung ke Aceh Barat setelah bencana. Hari ini Pak Menteri hadir sendiri untuk melihat kondisi di lapangan. Atas nama masyarakat Aceh Barat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Menteri PU atas perhatian dan komitmennya untuk membantu pembangunan daerah kami,” pungkasnya.
Editor: Dahlan










