Home / Pemko Banda Aceh

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:06 WIB

Illiza: Pengelolaan Zakat Harus Transparan dan Tepat Sasaran

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyaksikan pengukuhan 90 Amil Zakat dari 90 gampong se-Kota Banda Aceh di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Jumat (31/7/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyaksikan pengukuhan 90 Amil Zakat dari 90 gampong se-Kota Banda Aceh di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Jumat (31/7/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Sebanyak 90 Amil Zakat dari 90 gampong di Kota Banda Aceh resmi dikukuhkan oleh Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh, Yusuf Al Qardhawy, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Kamis (31/7/2026).

Prosesi pengukuhan turut disaksikan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, serta Wakil Ketua I DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab.

Dalam sambutannya, Wali Kota Illiza menegaskan bahwa amanah sebagai amil zakat merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kejujuran, transparansi, akuntabilitas, dan integritas.

Baca Juga :  Wali Kota Illiza Serahkan Santunan dan Sembako untuk 290 Penyandang Disabilitas Banda Aceh

Menurutnya, pengelolaan zakat tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga merupakan amanah yang akan dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun di hadapan Allah SWT.

“Kalau amanah ini dijalankan dengan baik, insyaallah akan membawa kemaslahatan bagi masyarakat. Sebaliknya, jika kepercayaan ini disalahgunakan, bukan hanya merugikan masyarakat, tetapi juga menjadi beban pertanggungjawaban di hadapan Allah,” ujar Illiza.

Ia menyebutkan, potensi zakat di Kota Banda Aceh masih sangat besar dan belum tergarap secara optimal. Selama ini, zakat yang dikelola Baitul Mal sebagian besar masih berasal dari aparatur sipil negara (ASN), sementara potensi zakat dari masyarakat umum maupun pelaku usaha dinilai masih perlu terus dioptimalkan.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Gelar Sosialisasi Sanitasi Aman, Teguhkan Komitmen Menuju Kota Sehat dan Berkelanjutan

Karena itu, Illiza mengajak seluruh pengurus Baitul Mal Gampong untuk membangun basis data zakat yang akurat melalui pendataan muzaki dan mustahik di setiap gampong. Data yang valid diyakini akan mendukung penyaluran zakat yang lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Yang paling memahami kondisi masyarakat adalah pengurus Baitul Mal di gampong. Mereka mengetahui siapa yang layak menjadi penerima zakat, siapa yang membutuhkan bantuan usaha, dan siapa yang harus menjadi prioritas,” katanya.

Baca Juga :  LPPK Cerminan Kepemimpinan Daerah, Pemko Banda Aceh Gandeng Kemendagri Gelar Bimtek 2025

Ia berharap para amil zakat yang baru dikukuhkan mampu menjalankan tugas secara profesional serta memperkuat sinergi dengan Baitul Mal Kota Banda Aceh dalam meningkatkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat.

Melalui penguatan kelembagaan hingga tingkat gampong, Pemerintah Kota Banda Aceh optimistis pengelolaan zakat akan semakin efektif, transparan, dan akuntabel sehingga mampu mendukung pemberdayaan ekonomi umat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Targetkan Kinerja Pengawasan 95 Persen dalam Program Kerja 2026

Pemko Banda Aceh

Tiga Warga Ulee Kareng Terima Rumah Baru, Program Rumah Layak Huni Banda Aceh Berlanjut Tahun 2026

Pemko Banda Aceh

Revitalisasi Pasar SMEP Peunayong Dimulai, Illiza: Akan Jadi Ikon Ekonomi dan Wisata Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Dakwah Umum di Banda Aceh Akan Hadirkan Ustadz Syech Reza Abdul Jabbar dan Ustazah Peggy Melati Sukma

Pemko Banda Aceh

Perkuat Ketertiban Kota, 218 Praja Muda PPPK Satpol PP-WH Banda Aceh Dikukuhkan

Kesehatan

Wali Kota Banda Aceh Beri Dukungan Moral dan Bantuan kepada Warga Pengidap Tumor Hati

Daerah

Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Tahap III APEKSI untuk Korban Banjir Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Langsa

Pemko Banda Aceh

Dorong Budaya Baca, Perpustakaan Baitul Hikmah Lamteumen Timur Raih Prestasi Tingkat Aceh