Home / Pemko Banda Aceh

Senin, 13 Juli 2026 - 15:28 WIB

Illiza Serahkan Raqan Pertanggungjawaban APBK 2025 ke Dewan

Redaksi

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan Rancangan Qanun (Raqan) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Tahun Anggaran 2025 kepada dewan kota.

Dokumen dimaksud diterima langsung oleh Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah didampingi dua wakil ketua Daniel Abdul Wahab dan Musriadi Aswad pada rapat paripurna di gedung dewan setempat, Senin 13 Juli 2026.

Hadir pula di sana bersama segenap anggota legislatif, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Sekdako Jalaluddin, unsur Forkopimda, dan para kepala SKPK di lingkungan Pemko Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Illiza menegaskan bahwa pertanggungjawaban APBK merupakan amanat konstitusi sekaligus bentuk transparansi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Illiza Tinjau Tiga Desa Terparah di Peusangan, Bantu Bersihkan Masjid dan Salurkan Logistik

“Kepercayaan publik dibangun bukan hanya dari apa yang direncanakan, tetapi dari apa yang dipertanggungjawabkan. Setiap rupiah yang dikelola pemerintah kota harus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Illiza juga menyampaikan kabar baik bahwa Laporan Keuangan Pemko Banda Aceh tahun anggaran 2025 telah diaudit BPK-RI Perwakilan Aceh.

Dan untuk ke-18 kalinya secara berturut-turut, Banda Aceh kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP. “WTP bukan tujuan akhir. Ini motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah, memperkuat akuntabilitas serta sistem pengelolaan keuangan,” kata Illiza.

Dalam penjelasannya di hadapan dewan, Illiza kemudian merinci gambaran realisasi APBK 2025. Pendapatan Daerah terealisasi Rp1,492 triliun atau 95,80 persen dari target.

Baca Juga :  Hati-Hati Hoaks, Pemko Banda Aceh Tegaskan Akun TikTok Ini Bukan Milik Wali Kota Illiza

Pendapatan Daerah tersebut terdiri dari PAD Rp405,5 miliar, Pendapatan Transfer Rp1,008 triliun, dan Lain-lain PAD Rp15,3 miliar. Adapun Belanja Daerah terealisasi Rp1,431 triliun atau setara dengan 94,98 persen

Illiza mengakui kontribusi PAD terhadap APBK baru mencapai 28 persen. Ia pun menargetkan peningkatan kemandirian fiskal pada masa mendatang dengan mengoptimalkan sumber pendapatan daerah secara efektif dan transparan.

Ia turut menyinggung laporan hasil pemeriksaan BPK di mana ada beberapa catatan yang menjadi perhatian pihaknya, seperti penetapan target PAD, pengelolaan kas daerah, penyaluran hibah, tata kelola BLUD Pasar dan RSUD Meuraxa, serta pengelolaan BMD.

Baca Juga :  Maryani Terima Rumah Layak Huni dari Pemko Banda Aceh, Wawako Tegaskan Komitmen Sosial

“Catatan ini menjadi cermin refleksi dan evaluasi bagi kita semua dalam memperbaiki perencanaan dan penganggaran ke depan,” ujarnya seraya menyebut Pemko Banda Aceh juga menyesuaikan arah kebijakan fiskal dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Pemerintah.

Ia menutup sambutannya dengan mengajak dewan kota dan seluruh pihak untuk meningkatkan sinergitas dan kolaborasi demi mewujudkan APBK yang semakin berpihak kepada rakyat.

“Ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya apa yang kita bangun hari ini, tetapi juga warisan yang kita tinggalkan bagi generasi mendatang,” demikian Illiza Sa’aduddin Djamal. (*)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Konsultasi Publik RKPD 2027, Wali Kota Illiza Paparkan Capaian IPM dan Penurunan Angka Kemiskinan Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Lima Proyek Strategis Banda Aceh Dipublikasikan, Fokus Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Pemko Banda Aceh

Dorong Transformasi Pendidikan, Illiza Sa’aduddin Djamal Buka Kelas AI bagi Guru SD

Pemko Banda Aceh

Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Susun Kurikulum Diniyah Baru, Fokus pada Akhlak dan Nilai Keislaman

Pemko Banda Aceh

Illiza Ungkap Peran Strategis UCLG ASPAC dalam Membuka Peluang Kerja Sama Daerah

Pemko Banda Aceh

Banda Aceh Miliki 7 Gedung Evakuasi, Illiza Tekankan Kesiapsiagaan Warga

Pemko Banda Aceh

Illiza Serahkan Santunan Kematian BPJS Ketenagakerjaan, Komitmen Lindungi Pekerja Rentan Banda Aceh