Home / Parlementarial

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:18 WIB

DPRK Banda Aceh Terima Draf Qanun Bantuan Hukum dari YARA untuk Perkuat Perlindungan Warga Miskin

mm Redaksi

YARA Banda Aceh menyerahkan usulan regulasi bantuan hukum kepada DPRK Banda Aceh sebagai upaya memperkuat akses keadilan bagi masyarakat kurang mampu, Selasa (7/7/2026). Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

YARA Banda Aceh menyerahkan usulan regulasi bantuan hukum kepada DPRK Banda Aceh sebagai upaya memperkuat akses keadilan bagi masyarakat kurang mampu, Selasa (7/7/2026). Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Banda Aceh – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menyerahkan draf Qanun tentang Bantuan Hukum bagi Rakyat Miskin di Kota Banda Aceh kepada DPRK Banda Aceh sebagai upaya memperkuat akses masyarakat kurang mampu terhadap layanan hukum yang adil dan merata.

Draf qanun tersebut diserahkan langsung oleh Ketua YARA Banda Aceh, H. Yuni Eko Hariyatna atau yang akrab disapa Dato’ Haji Embonk, kepada Ketua Badan Legislasi DPRK Banda Aceh, Ramza Harli, di Kantor DPRK Banda Aceh, Selasa (7/7/2026).

Dato’ Haji Embonk mengatakan, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Namun, dalam kenyataannya masih terdapat masyarakat miskin yang mengalami kendala dalam memperoleh pendampingan hukum akibat keterbatasan biaya maupun akses layanan bantuan hukum.

Baca Juga :  Bunda Salma Minta Kasus PT BMU Diawasi Secara Terbuka

Menurutnya, kehadiran regulasi khusus berupa qanun di tingkat Kota Banda Aceh penting untuk memberikan kepastian dan memperkuat pelaksanaan bantuan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Draf ini kami serahkan sebagai bahan pembahasan dan masukan bagi DPRK Banda Aceh. Harapannya, Kota Banda Aceh memiliki regulasi yang semakin memperkuat jaminan bantuan hukum gratis bagi masyarakat miskin sehingga hak mereka untuk memperoleh keadilan dapat terpenuhi,” ujar Dato’ Haji Embonk.

Ia menjelaskan, qanun tersebut nantinya diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Banda Aceh, DPRK, organisasi bantuan hukum, perguruan tinggi, serta Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di tingkat gampong.

Baca Juga :  Hadi Surya Janji Perjuangkan Aspirasi Warga di Forum Pokir DPRA

Dengan adanya regulasi tersebut, layanan bantuan hukum diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas hingga tingkat akar rumput.

Selain memberikan kepastian hukum, keberadaan qanun juga dinilai dapat menjadi dasar dalam memperkuat dukungan anggaran, meningkatkan kualitas layanan bantuan hukum, serta memperluas edukasi hukum kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Badan Legislasi DPRK Banda Aceh, Ramza Harli, menyambut baik penyampaian draf qanun tersebut. Ia menyampaikan bahwa setiap usulan regulasi yang bertujuan meningkatkan pelayanan publik dan melindungi hak masyarakat akan menjadi perhatian DPRK sesuai mekanisme pembentukan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Untuk Maksimalkan Potensi Ekspor Kelautan, Komisi II DPRA Dorong Pemberdayaan Nelayan

“Setiap aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan kepentingan publik tentu akan menjadi bahan kajian dan pembahasan sesuai aturan yang berlaku,” kata Ramza.

YARA berharap pembahasan qanun bantuan hukum gratis tersebut dapat menjadi salah satu agenda strategis DPRK Banda Aceh dalam memperluas akses keadilan bagi masyarakat miskin.

Keberadaan regulasi tersebut diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam memperkuat perlindungan hak masyarakat serta membangun sistem hukum yang lebih inklusif dan berkeadilan di Kota Banda Aceh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Dibuka Ketua DPRK, LBT PII Aceh Besar 2026 Resmi Digelar di Masjid Al Faizin Lampeneurut

Parlementarial

Komisi I DPR Aceh Dorong Kemudahan Pengangkatan PPPK dan Perjuangkan Nasib Tenaga Non-ASN

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Teguhkan Komitmen Pengawalan Kebijakan di HUT ke-821 Kota

Parlementarial

Salihin: Revisi UUPA dan Keberlanjutan Otsus Sangat Penting untuk Aceh

Parlementarial

Lahan Kosong Depan Masjid Raya Baiturrahman Jadi Sorotan, DPRK Banda Aceh Dorong Dijadikan RTH

Parlementarial

Soroti Infrastruktur, Ramza Harli Minta Perbaikan Jalan di Banda Aceh Harus Berkualitas

Parlementarial

Irwansyah Pimpin Paripurna HUT ke-821 Banda Aceh Bernuansa Adat Istana Aceh

Parlementarial

DPRK Aceh Barat Sahkan APBK 2026 dalam Paripurna IX