Home / Nasional

Rabu, 11 Juni 2025 - 20:00 WIB

Unhan Diresmikan, Kapolri dan Panglima TNI Nyanyi Bareng Lagu Rumah Kita

mm Redaksi

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kompak berduet menyanyikan lagu

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kompak berduet menyanyikan lagu "Rumah Kita" usai peresmian Kampus Bhinneka Tunggal Ika, Universitas Pertahanan, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/6/2025). FOTO: dok. ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo Subianto

BOGOR – Suasana resmi peresmian Kampus Bhinneka Tunggal Ika, Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI), mendadak berubah akrab dan hangat. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto membuat kejutan dengan berduet menyanyikan lagu legendaris “Rumah Kita” karya God Bless di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu malam, 11 Juni 2025, di ruangan serbaguna Kampus Unhan yang terletak di Citeureup, Bogor, Jawa Barat. Setelah acara jamuan makan malam yang berlangsung khidmat, suasana berubah cair saat kedua pucuk pimpinan lembaga keamanan itu secara spontan mengambil mikrofon dan menyanyi bersama.

Baca Juga :  Panitia Kongres Persatuan Disepakati, Ini Harapan Hendry dan Zulmansyah

Tanpa skrip, tanpa aba-aba, Kapolri dan Panglima TNI kompak menyanyikan lagu dengan harmonisasi yang mengalir alami. “Suara dari kedua pimpinan itu terkesan menyatu dan larut dalam irama kebersamaan,” ungkap seorang saksi yang hadir dalam acara tersebut.

Penampilan mengejutkan itu langsung menyedot perhatian para undangan. Presiden Prabowo Subianto, yang turut hadir dalam acara tersebut, terlihat tersenyum dan menikmati alunan lagu. Uniknya, Presiden Prabowo tampak memperhatikan kedua tokoh tersebut bukan hanya karena jabatan mereka yang strategis, tetapi juga karena kemiripan nama mereka: “Prabowo” dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan “Subiyanto” dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Baca Juga :  Polri Lakukan Mutasi 1.255 Personel: Sepuluh Kapolda Berganti, Sepuluh Polwan Jadi Kapolres

Suasana menjadi semakin meriah saat para tamu undangan dan civitas academica Unhan RI ikut bernyanyi bersama. Ruang makan yang sebelumnya hening berubah menjadi penuh tepuk tangan dan tawa hangat—sebuah pemandangan yang jarang terlihat dalam acara formal militer dan kepolisian.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto didampingi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin secara resmi meresmikan Kampus Bhinneka Tunggal Ika Universitas Pertahanan RI.

Baca Juga :  Wamendagri dan Walikota Banda Aceh Kunjungi Landmark BSI Aceh dalam Rangka Semiloka "Road to Launching Banda Aceh Kota Parfum Indonesia

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi khusus kepada SBY. “Saya menyampaikan penghargaan kepada Pak Susilo Bambang Yudhoyono sebagai pendiri Universitas Pertahanan,” ucap Prabowo.

Menurut Presiden, pendirian Unhan merupakan wujud visi jangka panjang untuk membangun SDM unggul di bidang pertahanan dan keamanan. “Presiden berharap agar Universitas Pertahanan mampu mencetak kader-kader tidak hanya untuk bidang pertahanan, tetapi juga untuk kepentingan bangsa secara menyeluruh,” lanjut pernyataan tersebut. [ANTARA]

Editor: RedaksiReporter: RedaksiSumber: https://www.antaranews.com/berita/4893237/kapolri-dan-panglima-tni-berduet-nyanyikan-rumah-kita-di-unhan

Share :

Baca Juga

Nasional

Empat Pulau Resmi Milik Aceh, Gubernur Siap Garap Potensi Migas

Nasional

20 Dai dan Daiyah Indonesia Ikuti Pelatihan Dakwah di UEA

Nasional

Menag: Hakikat Wakaf Ada pada Manfaat dan Keberlanjutan bagi Umat

Ekbis

Suheli Pijat, Terapis Refleksi Jakarta dengan 45 Ribu Pengikut di Media Sosial

Hukrim

Satria Johanda Pembunuh 3 Wanita di Sumbar Ditetapkan Jadi Tersangka

Nasional

Menag Nasaruddin Umar: Agama Hadir untuk Kemanusiaan, Bukan Sumber Konflik

Nasional

Kinerja Polri Dinilai Semakin Memuaskan, Reformasi Internal Tunjukkan Hasil Nyata

Nasional

OJK dan Bareskrim Geledah Kantor PT MASI di Jakarta Selatan, Usut Dugaan Manipulasi IPO Rp14,5 Triliun