Home / Aceh Barat / Pemerintah

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:04 WIB

Buka Workshop Keamanan Informasi, Pemkab Aceh Barat Waspadai Ancaman Siber dan Kebocoran Data

mm Redaksi

Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Barat, Safrizal, berfoto bersama narasumber dan peserta usai pembukaan Workshop Literasi Keamanan Informasi di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Barat, Meulaboh, Kamis (18/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Barat, Safrizal, berfoto bersama narasumber dan peserta usai pembukaan Workshop Literasi Keamanan Informasi di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Barat, Meulaboh, Kamis (18/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Meulaboh – Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab, Safrizal membuka kegiatan Workshop Literasi Keamanan Informasi di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat pada Kamis (18/6/2026).

Safrizal menyampaikan apresiasi kepada Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh bersama Diskominfo Kabupaten Aceh Barat yang telah menginisiasi dan menggagas terlaksananya kegiatan tersebut.

“Kita harus mengakui bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini telah mengubah pandangan tata kelola pemerintahan secara radikal dan masif. Dunia digital memaksa kita untuk bergerak lebih cepat, adaptif serta lebih responsif dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Safrizal.

Baca Juga :  Polisi Gelar Patroli Dialogis, Warga Meulaboh Rasakan Aman

Maka dari itu kata Safrizal, Pemkab Aceh Barat juga terus menaruh komitmen yangs angat tinggi dalam melakukan akselerasi transformasi digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui implementasi sistem pemerintah digital yang terintegrasi, transparan dan akuntabel.

“Saat ini kita sedang bekerja keras menyelaraskan tata kelola data sektoral di daerah demi mensukseskan program strategis nasional yaitu satu data Indonesia. Melalui integrasi data yang valid kita dapat merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Aceh Utara Lepas 35 Calon Paskibraka, Tiga Wakili ke Tingkat Provinsi

Dikatakan Safrial, diera keterbukaan informasi membawa konsekuensi berupa resiko keamanan yang tinggi. Ancaman seiber, kebocoran data, pencurian identitas, pemalsuan dokumen digital hingga serangan terstruktur berskala besar seperti ransomware, malware dan phinishing terhadap server pemerintah perlu diwaspadai.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Ajak Mahasiswa Dukung Green Policing

“Melalui workshop ini kami menginstruksikan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti rangkaian acara dengan serius, demi mencapai 3 target utama keamanan informasi kita, yaitu membangun kultur kewaspadaan digital, menerapkan proteksi digital secara disiplin dan konsisten serta menjamin integritas dan kerahasiaan data negara,” ujar Safrizal.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Edukasi Kreatif di Woyla, Dekranasda Aceh Barat Ajak Siswa Kembangkan Kerajinan Bernilai Ekonomi

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Hadiri Pembukaan Aceh Ramadhan Festival 2026, Perkuat Syiar Islam dan Ekonomi Umat

Pemerintah

Aceh Deklarasikan Green Policing, Lawan Tambang Liar dan Jaga Kelestarian Alam

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Buka Seremoni Pelantikan, Diskusi Publik dan Muskerda PD KAMMI Aceh Besar Periode 2025–2027

Pemerintah

Imigrasi Banda Aceh Deportasi WN Malaysia 

Aceh Barat

Kemarau Panjang dan Karhutla, Pemkab Aceh Barat Gelar Shalat Istisqa di Seluruh Kecamatan

Aceh Barat

TK Negeri 2 Meulaboh Jadi Lokasi Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Anak oleh Bunda PAUD Aceh Barat

Aceh Barat

Rukyatul Hilal di Suak Geudeubang, Aceh Barat Awali Ramadhan 1447 H pada Kamis