Home / Pemerintah Aceh / Pemko Banda Aceh

Senin, 15 Juni 2026 - 00:14 WIB

Abu Doto Meninggal Dunia, Illiza Kenang Pengabdian Besar untuk Aceh

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat melayat almarhum dr. Zaini Abdullah atau Abu Doto di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, Sabtu (13/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat melayat almarhum dr. Zaini Abdullah atau Abu Doto di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, Sabtu (13/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Kabar duka menyelimuti masyarakat Aceh. Mantan Gubernur Aceh periode 2012-2017, dr. Zaini Abdullah atau yang akrab disapa Abu Doto, meninggal dunia di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh pada Sabtu, 13 Juni 2026. Kepergian tokoh yang dikenal sebagai salah satu figur penting dalam perjalanan sejarah Aceh tersebut meninggalkan duka mendalam bagi berbagai kalangan.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menjadi salah satu tokoh yang turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Abu Doto. Begitu menerima kabar kondisi kesehatan almarhum yang terus menurun, Illiza bersama suaminya, Amir Ridha, mendatangi ruang perawatan intensif RSUDZA untuk melayat dan memberikan penghormatan terakhir.

Baca Juga :  Wagub Aceh Terima Audiensi MPU, Bahas Keseragaman Penerapan Hukum Mawaris

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Banda Aceh, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Abu Doto. Beliau merupakan salah satu putra terbaik Aceh yang telah memberikan pengabdian besar bagi daerah dan masyarakat Aceh,” ujar Illiza.

Menurut Illiza, kepergian Abu Doto bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga kehilangan besar bagi seluruh masyarakat Aceh. Selama masa pengabdiannya, Abu Doto dikenal sebagai sosok pemimpin yang sederhana, bersahaja, dan memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan kepentingan rakyat Aceh.

Baca Juga :  Pelayanan Publik Disdukcapil Banda Aceh Dinilai Bebas Korupsi, Terima Penghargaan KemenPAN-RB 2025

Illiza juga mengenang almarhum sebagai figur yang senantiasa mengedepankan persatuan, kedamaian, serta pembangunan Aceh pascakonflik. Jejak pengabdian dan pemikiran yang ditinggalkannya diyakini akan terus menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Aceh.

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilaf dan dosanya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini,” kata Illiza.

Abu Doto menghembuskan napas terakhir pada usia 86 tahun setelah menjalani perawatan di RSUDZA Banda Aceh. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting Aceh yang berperan dalam berbagai proses pembangunan daerah serta perjuangan masyarakat Aceh.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Takziah ke Rumah Duka Guru Senior Dayah Jeumala Amal

Wafatnya Abu Doto memunculkan gelombang ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, ulama, pejabat pemerintahan, hingga masyarakat umum yang mengenang jasa dan pengabdian almarhum bagi Tanah Rencong.

Kepergian Abu Doto menjadi kehilangan besar bagi Aceh. Namun, dedikasi, keteladanan, serta kontribusi yang telah diberikan selama hidupnya akan terus dikenang sebagai bagian dari sejarah perjalanan daerah ini.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Baitut Taqwa di Aceh Utara

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Dorong Produk Lokal Jadi Pilar Ekonomi Kreatif
Wagub Fadhlullah

Pemerintah Aceh

Tiba di Aceh, Ketua MPR RI Disambut Wagub Fadhlullah

Pemko Banda Aceh

BSI Fest Ramadan 1447 H Resmi Ditutup, Wawalko Banda Aceh Dorong UMKM dan Transaksi Digital

Pemko Banda Aceh

Pasca Lebaran, Illiza Sidak ASN Banda Aceh dan Tekankan Disiplin serta Pelayanan Publik

Pemerintah Aceh

Aceh Terapkan SKKAAD, Pengamanan Arsip Pemerintah Diperketat

Nasional

Bertemu Menteri Ekraf, Mualem Minta Perhatian Khusus

Pemerintah Aceh

BPK RI Serahkan LHP Kinerja dan Kepatuhan, Pemerintah Aceh Tekankan Akuntabilitas dan Good Governance