Home / Daerah

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:11 WIB

Sampaikan Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, Rakyat Bener Meriah : “Jangan Biarkan Swadaya Warga Menjadi Simbol Ketidakhadiran Negara”

mm Redaksi

Kondisi Jalan dan Jembatan Tajuk Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah yang menjadi akses vital masyarakat. Warga berharap pemerintah pusat segera mempercepat penanganan infrastruktur terdampak bencana tersebut. Foto: Dok. Istimewa

Kondisi Jalan dan Jembatan Tajuk Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah yang menjadi akses vital masyarakat. Warga berharap pemerintah pusat segera mempercepat penanganan infrastruktur terdampak bencana tersebut. Foto: Dok. Istimewa

Bener Meriah – Sejumlah warga Kabupaten Bener Meriah menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait kondisi akses Jalan dan Jembatan Tajuk Enang-Enang yang terdampak bencana alam sejak November 2025.

Surat yang ditandatangani oleh perwakilan masyarakat, Drs. Suwandris Zetha, dalam hal itu warga menyampaikan bahwa perbaikan akses tersebut saat ini dilakukan secara swadaya melalui gotong royong dan pengumpulan dana masyarakat.

Upaya yang telah dilakukan meliputi penimbunan badan jalan, penguatan konstruksi jembatan, serta persiapan pengaspalan guna menjaga konektivitas wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Disdikbud Pidie Jaya Keluarkan Surat Edaran Larangan Pelaksanaan Wisuda, Study Tour Serta Pungutan Di Sekolah

Saat ini masyarakat berharap pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait dapat memberikan perhatian serius serta pendampingan teknis agar pekerjaan yang dilakukan warga tetap memenuhi standar keselamatan dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, warga juga meminta percepatan penanganan infrastruktur yang terdampak bencana agar mobilitas masyarakat tidak terus terganggu.

Baca Juga :  Revitalisasi Sekolah Pascabencana, Pemerintah Aceh Ikuti Rakor di BPMP Aceh

Dalam surat tersebut, warga juga menegaskan bahwa langkah swadaya yang dilakukan bukan bentuk pengambilalihan tugas pemerintah, melainkan wujud kepedulian masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat yang terjadi di wilayah tengah saat ini.

Mereka berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat segera terwujud sehingga akses vital penghubung kawasan Tajuk Enang-Enang dapat kembali berfungsi secara optimal.

“Kami hanya berharap negara hadir bersama rakyat dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” tulis warga dalam surat terbuka tersebut.

Baca Juga :  Komisi III DPRK Minta Pemko Banda Aceh Anggarkan Dana untuk Perawatan Rusunawa

Surat itu turut ditembuskan kepada Menteri PUPR, Kepala Staf Kepresidenan, Gubernur Aceh, Ombudsman RI Perwakilan Aceh, serta sejumlah media nasional sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara terbuka dan konstitusional.

Masyarakat berharap permohonan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah demi menjamin keselamatan pengguna jalan, kelancaran distribusi hasil pertanian, serta keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi warga di kawasan pedalaman Kabupaten Bener Meriah. (Dasayus)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Masyarakat Minta Tidak Ada Pihak yang Menghambat Pembangunan Jalan Transmigrasi di Simeulue

Daerah

Jembatan Tenge Besi di Bener Meriah Rampung Diperbaiki, Akses Warga dan Distribusi Logistik Kembali Normal

Daerah

Arisan DWP Diskominfotik 2026: Silaturahmi, Tausiyah, dan Lepas Sambut Ketua Baru

Daerah

Kak Na Terharu Saat Siswa SLB YPAC Banda Aceh Ikut Pawai Kemerdekaan RI ke-80

Daerah

Kagama Serahkan Bantuan Rp54 Juta untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Aceh

Daerah

Dandim 0106/Aceh Tengah Hadiri Peluncuran 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto

Daerah

Dinas Sosial Aceh Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Iqra bagi Korban Banjir Pidie Jaya

Daerah

Polresta Banda Aceh Siap Dukung Penegakan Syariat Islam