BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi melalui berbagai kegiatan pembinaan olahraga. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis Banda Aceh Tahun 2026 pekan lalu.
Pembukaan kejuaraan tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat. Suasana semakin semarak dengan penampilan energik dari Marching Band Gita Handayani yang berhasil menghibur para atlet, official, dan tamu undangan yang hadir.
Pembukaan Kejurkot ditandai dengan pemukulan shuttlecock pertama sebagai simbol dimulainya rangkaian pertandingan. Momentum tersebut menjadi awal bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengasah potensi mereka di bidang olahraga bulutangkis.
Wali Kota Banda Aceh melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh, Reza Kamilin, menyampaikan bahwa kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banda Aceh dalam memperkuat pembinaan olahraga usia dini dan menciptakan regenerasi atlet yang berkelanjutan.
Menurutnya, Kejurkot Bulutangkis tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi muda melalui nilai-nilai sportivitas, disiplin, kejujuran, dan semangat juang yang tinggi.
“Kejurkot ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi menjadi sarana strategis untuk menjaring, membina, dan mengembangkan atlet-atlet muda potensial yang nantinya diharapkan mampu membawa nama baik Kota Banda Aceh di tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Reza Kamilin menyampaikan pesan Wali Kota Banda Aceh, yang dikutip pada Rabu (13/5/2026).
Ia juga menambahkan, pembinaan olahraga membutuhkan proses panjang dan dukungan dari berbagai pihak agar talenta muda yang dimiliki daerah dapat berkembang secara optimal.
Kejurkot Bulutangkis Banda Aceh Tahun 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh bersama PBSI Kota Banda Aceh dalam rangka memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini.
Kompetisi itu mempertandingkan sejumlah nomor pembinaan, di antaranya tunggal usia dini putra, tunggal anak-anak putra dan putri, tunggal pemula putra, tunggal remaja putra, ganda remaja putra, serta tunggal taruna putri.
“Pertandingan berlangsung selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Mei 2026, dengan melibatkan atlet-atlet muda yang berasal dari berbagai klub dan sekolah bulutangkis di Kota Banda Aceh,” ujarnya.
Ia berharap melalui kejuaraan ini, para atlet diharapkan dapat memperoleh pengalaman bertanding yang lebih baik, meningkatkan kemampuan teknis, serta membangun mental kompetitif yang sehat.
“Pemerintah Kota Banda Aceh berharap Kejurkot Bulutangkis Tahun 2026 dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mencetak generasi atlet yang mampu berprestasi dan mengharumkan nama daerah di berbagai ajang olahraga pada masa mendatang,” pungkasnya.(Adv)










