BANDA ACEH – Semangat pembinaan olahraga usia muda terus diperkuat di Kota Banda Aceh melalui pelaksanaan Liga Kolaborasi SSB 2026. Sebagai tahapan awal menuju pelaksanaan kompetisi, kegiatan technical meeting digelar di Ruang Rapat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Banda Aceh, pada Jumat (8/5/2026) lalu.
Kegiatan itu melibatkan seluruh peserta dan unsur pendukung kompetisi, dan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan kompetisi sepak bola usia muda yang akan mempertemukan sembilan Sekolah Sepak Bola (SSB) dalam format liga.
Technical meeting berlangsung tertib dan penuh antusiasme sebagai langkah awal membangun kompetisi yang sehat, profesional, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Pertemuan dihadiri perwakilan tim peserta, panitia pelaksana, perangkat pertandingan, anggota DPRK Banda Aceh Iqbal Djohan, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta unsur teknis lainnya yang turut mendukung pelaksanaan kompetisi.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh, Reza Kamilin mengatakan, melalui kegiatan itu, peserta diberikan pemahaman terkait regulasi, sistem pertandingan, serta mekanisme pelaksanaan kompetisi agar seluruh tim memiliki persepsi yang sama selama pelaksanaan liga berlangsung.
“Panitia menegaskan bahwa Liga Kolaborasi SSB 2026 tidak hanya menjadi ruang kompetisi semata, tetapi juga wadah pembinaan karakter bagi para pemain muda untuk menanamkan nilai disiplin, kerja sama, dan semangat fair play,” jelasnya, dikutip pada Rabu (13/5/2026).
Selain membahas aspek teknis pertandingan, panitia juga menyampaikan komitmen terhadap perlindungan peserta melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Seluruh pemain dan perangkat pertandingan akan mendapatkan perlindungan kesehatan serta jaminan kecelakaan kerja selama kompetisi berlangsung.
“Langkah tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap aspek keselamatan dan kesejahteraan peserta, sehingga seluruh pihak dapat mengikuti kompetisi dengan rasa aman dan nyaman,” ungkapnya.
Liga Kolaborasi SSB 2026 diikuti oleh sembilan Sekolah Sepak Bola, yakni Lambhuk Football Academy, SSB PSAN Neusu, Jong Aceh Soccer School, SSB Barona, Talenta Aceh FA, Rampagoe Football Academy, Copal United Soccer Academy, SSB Real Muda, dan SSB Meuraxa.
Keikutsertaan berbagai sekolah sepak bola tersebut diharapkan mampu menghadirkan atmosfer kompetisi yang positif sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas pembinaan sepak bola di Kota Banda Aceh dan sekitarnya.
Kompetisi ini juga diharapkan menjadi ruang bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan.
“Pemerintah Kota Banda Aceh terus mendukung berbagai kegiatan olahraga yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang, karena olahraga tidak hanya berperan dalam meningkatkan prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, kebersamaan, dan semangat kompetisi yang sehat,” katanya.
Ia berharap, dengan dukungan seluruh pihak, Liga Kolaborasi SSB 2026 diharapkan dapat berjalan sukses serta mampu melahirkan talenta-talenta muda sepak bola Aceh yang nantinya dapat bersaing dan mengharumkan daerah di tingkat yang lebih tinggi.(Adv)










