Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:17 WIB

Kadisdik Aceh Ajak Guru Aktif Menulis, Bahasa Dinilai Mampu Menggerakkan Bangsa

mm Tiara Ayu Juneva

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan sambutan pada kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan dan Penerbitan Buku yang digelar MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Banda Aceh di Aula Disdik Aceh, Rabu (13/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan sambutan pada kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan dan Penerbitan Buku yang digelar MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Banda Aceh di Aula Disdik Aceh, Rabu (13/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, mengajak para guru untuk aktif menulis dan memperkuat budaya literasi sebagai bagian dari upaya membangun kualitas pendidikan di Aceh.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan dan Penerbitan Buku yang diselenggarakan MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Banda Aceh di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga :  Revitalisasi Sekolah Pascabencana, Pemerintah Aceh Ikuti Rakor di BPMP Aceh

Dalam sambutannya, Murthalamuddin menegaskan bahwa bahasa memiliki kekuatan besar dalam membangun peradaban dan menggerakkan bangsa. Karena itu, budaya membaca dan menulis harus terus ditanamkan, terutama di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga harus mampu menjadi inspirator melalui karya-karya tulis yang bermanfaat bagi generasi muda.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi Ramadhan, Sekda Aceh M. Nasir Undang Pejabat SKPA Buka Puasa Bersama

“Melalui tulisan, guru dapat menyampaikan gagasan, pengalaman, dan ilmu pengetahuan yang dapat memberi dampak luas bagi masyarakat,” ujar Murthalamuddin.

Ia juga mendorong para guru untuk mulai menghasilkan karya tulis dan buku yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bahan bacaan di sekolah.

Bahkan, Dinas Pendidikan Aceh berencana memfasilitasi penerbitan buku karya guru agar dapat digunakan sebagai bahan literasi di sekolah mulai tahun 2027 mendatang.

Baca Juga :  Mualem Gandeng Investor Malaysia Bangun Bunkering Sabang

Murthalamuddin berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan semangat literasi para guru sekaligus melahirkan lebih banyak karya tulis berkualitas dari dunia pendidikan Aceh.

Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah pejabat pendidikan, pengurus MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Banda Aceh, serta perwakilan penerbit buku nasional.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Sekda Aceh: Banjir dan Longsor Kali Ini yang Terparah, 75 Ribu Rumah Rusak dan Akses Terputus

Pemerintah Aceh

Terima Masa Aksi, Karo Pemotda Setda Aceh: Empat Pulau Itu Milik Kita

Pendidikan

Di Depan Wakil Menteri Siswi Aceh Iffah Azka Alia Bicara Inspiratif di Sekolah Garuda
Guru

Pendidikan

Guru CPNS Baida Rani Mengabdi di Pelosok Humbang Hasundutan

Daerah

Bantuan Kemanusiaan PMI Tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh, Wagub Aceh Apresiasi Solidaritas Nasional
Wagub

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Temui Warga Terkait Sengketa Lahan Tol Padang Tiji–Seulimuem

Pendidikan

Kemenag Buka Pendaftaran PTP KIP Kuliah 2025, Ini Syarat dan Jadwalnya

Pendidikan

Presiden Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Kemandirian Bangsa di Pembekalan Sekolah Rakyat