Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 6 November 2025 - 09:00 WIB

Mualem Gandeng Investor Malaysia Bangun Bunkering Sabang

mm Redaksi

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mendampingi Chief Executive Officer (CEO) Blackstone Malaysia, Datin Seri Vie Shantie Khan, yang berkunjung ke Kota Sabang, Rabu (5/11/2025). dok. Ist

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mendampingi Chief Executive Officer (CEO) Blackstone Malaysia, Datin Seri Vie Shantie Khan, yang berkunjung ke Kota Sabang, Rabu (5/11/2025). dok. Ist

Banda Aceh – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, mendampingi Chief Executive Officer (CEO) Blackstone Malaysia, Datin Seri Vie Shantie Khan, berkunjung ke Kota Sabang, Rabu (5/11/2025). Kunjungan itu merupakan bagian dari penjajakan kerja sama investasi pembangunan Hub Bunkering Internasional di Sabang.

Turut hadir Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Iskandar Zulkarnaen, Wakil Wali Kota dan Sekda Sabang, Ketua Dewan Kawasan Sabang, serta anggota DPR Aceh Salmawati dan Nazaruddin. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, juga ikut mendampingi.

Mualem, sapaan akrab Gubernur Aceh, menyebut Sabang memiliki potensi strategis sebagai pusat logistik dunia. “Kita minta fokus pada pembangunan bunkering di Sabang. Berdasarkan data laluan kapal, kawasan ini dilintasi lebih dari 90 ribu kapal setiap tahun. Ini peluang besar untuk menjadikan Sabang sebagai pusat singgah kapal internasional,” ujar Mualem.

Baca Juga :  Mualem Jajaki Teknologi Unggas Modern di Provinsi Henan

CEO Blackstone Malaysia, Datin Seri Vie Shantie Khan, mengatakan hasil kajian awal menunjukkan Sabang memiliki daya tarik investasi kuat. Menurutnya, Pelabuhan CT-1 BPKS dengan panjang 430 meter dan draft 25 meter ideal untuk sandar kapal besar.

Baca Juga :  M Nasir Resmi Jabat Sekda Aceh, Gubernur Optimis Amanah Dijalaninya dengan Baik

“Bayangkan potensi ekonominya. Jika 1,5 juta ton saja dari total 50 juta ton lebih transaksi bunkering di Selat Malaka bisa dialihkan ke Sabang, itu sudah menjadi titik awal pertumbuhan ekonomi baru bagi Aceh,” ujarnya. “Kalau pembangunan bunkering di Sabang ini jadi, kita bisa menjangkau pasar 1,5 juta ton pada tahap awal, atau hanya 4,2 persen dari total bunkering di Selat Malaka, itu sudah luar biasa.”

Datin Seri menambahkan, pihaknya juga merencanakan fasilitas ship-to-ship transfer dan kawasan logistik untuk industri minyak dan gas. Pemerintah melalui BPKS telah menyiapkan lahan di kawasan Balohan Sabang.

Baca Juga :  Aceh Raih Gold Award UB Halalmetric 2025, Komitmen Memperkuat Ekosistem Halal dan Wisata Syariah

Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen menyampaikan, Sabang sebagai Free Trade Zone (FTZ) menawarkan berbagai kemudahan investasi, seperti bebas bea masuk, bebas pajak pertambahan nilai, dan kemudahan perizinan.

“Kombinasi antara pelabuhan laut dalam, energi terbarukan, dan fasilitas bebas pajak menjadikan Sabang lokasi investasi yang unik dan sangat kompetitif di kawasan regional,” katanya.

Rombongan juga meninjau Gudang Beku Terintegrasi (Coldstorage) di TPI Ie Meulee, yang dinilai berperan penting dalam mendukung rantai pasok perikanan dan ekspor hasil laut Sabang.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Gubernur Aceh Tetapkan Transisi Darurat Pemulihan Bencana Selama 90 Hari

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah dan Grup Aceh Bersatu Malaysia Bantu Pemulangan Jenazah Warga Pidie dari Malaysia

Daerah

Jembatan Awe Geutah Ambruk, Wagub Aceh Tinjau Lokasi dan Minta Pembangunan Jalur Alternatif Dipercepat
Sekda Aceh

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Minta KPI Tegas Awasi Konten Negatif Media Sosial

Pemerintah Aceh

Ketua DWP Aceh Tinjau Lokasi Banjir di Aceh Timur, Salurkan Bantuan dan Perlengkapan Ibadah

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Saksikan Penandatanganan Kerja Sama PCI dan BUMN Tiongkok untuk Fasilitas Tambang dan Smelter

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Serahkan Bantuan untuk Dayah di Aceh Selatan, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama

Daerah

Sekda Aceh Instruksikan Penguatan Layanan Kesehatan Darurat di 9 Kabupaten Terdampak Banjir