Pidie Jaya – Masyarakat Gampong Beurawang, Meureudu, Pidie Jaya, meminta agar program pembersihan lumpur di pemukiman warga yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Pidie Jaya dapat diperpanjang. Saat ini, PMI hanya memiliki jadwal 28 hari untuk membersihkan lumpur sisa banjir bandang dan longsor.
Hal tersebut disampaikan oleh Geuchik Gampong Beurawang Yusra, ST kepada media ini, Kamis 2 April 2026.
Yusra menyatakan bahwa pembersihan lumpur di Gampong Beurawang sudah dimulai sejak Februari dengan target 28 hari kerja. Dimana dalam durasi tersebut progresnya sudah mencapai 50%, dan warga sangat mengapresiasi kerja PMI, tapi berharap programnya bisa diperpanjang.
“Sisa lumpur masih banyak dan sangat padat, kami berharap agar PMI dapat memperpanjang pogram pembersihan lumpur di pemukiman warga ” harap Yusra Semoga PMI bisa mempertimbangkan permintaan ini!
Sementara itu, Ketua PMI Pidie Jaya melalui Koordinator Pogram Azwar Aswah, menyatakan akan meneruskan permintaan perpanjangan waktu kerja oleh Masyarakat kepada pimpinan tertingi, yang pasti semua aspirasi masyarakat akan di tampung.
” Permintaan masyarakat kami tampung semua dan ini menjadi bahan evaluasi untuk di teruskan kepada pimpinan kami ” ucap Azwar Aswah.
Hal senada juga disampaikan oleh Taufik selaku Korlap, dimana progres pembersihan di Gampong beurawang sudah mencapai 50 persen dengan sasaran pemukiman, yang menjadi kendala sekarang adalah lumpur yang berasal dari dalam rumah warga yang harus dua kali kerja. Pungkasnya ( R )










