Home / Nasional

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:56 WIB

Presiden Yakin Ekonomi Tahun 2026 Melesat, MBG Jadi Salah Satu Faktor Penggerak

mm Redaksi

Prabowo Subianto memaparkan dampak positif program Makan Bergizi Gratis terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lapisan bawah dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara Indonesia, pada Jumat (13/02/2026). Foto: BPMI Setpres

Prabowo Subianto memaparkan dampak positif program Makan Bergizi Gratis terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lapisan bawah dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara Indonesia, pada Jumat (13/02/2026). Foto: BPMI Setpres

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara tegas memaparkan dampak nyata dari sejumlah kebijakan pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Presiden menyoroti salah satunya adalah dampak positif dari program makan bergizi gratis (MBG) bagi pertumbuhan ekonomi pada lapisan paling bawah.

“Makan bergizi gratis telah mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga ini dan mendorong pertumbuhan di desa-desa, di kecamatan-kecamatan, di lapisan yang paling bawah dari ekonomi kita,” jelas Presiden dalam sambutannya pada acara Indonesia Economic Outlook 2026, yang digelar di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/02/2026).

Baca Juga :  Imigrasi Sabang Raih Peringkat Terbaik Nasional pada AHII 2025 untuk Video Profil

Selain peningkatan konsumsi rumah tangga, Presiden Prabowo juga menyoroti menurunnya tingkat kemiskinan hingga tren pengangguran terbuka yang turut menurun. Melihat tren positif tersebut, Presiden optimistis bahwa ekonomi Indonesia pada tahun ini akan tumbuh sangat baik.

“Dan di sinilah, dari lapisan paling bawah Indonesia akan bangkit menjadi ekonomi yang dinamis. Kalau saya percaya bahwa ekonomi kita akan sangat baik tahun ini,” ucap Presiden.

Baca Juga :  Dapur MBG Seunuddon Dibuka, Wagub Dorong Gizi Anak Aceh

Selain dampak nyata terhadap kondisi ekonomi bangsa saat ini, program MBG ini juga merupakan investasi ekonomi jangka panjang Indonesia sekaligus wujud nyata dari langkah berani dalam akselerasi pembangunan bangsa.

“Saya kira di dunia ini, ini adalah suatu prestasi yang membanggakan dari segi manjamen, dari segi logistik, dari segi pengendalian, saya kira ini sesuatu yang mungkin harus dicatat sebagai prestasi yang membanggakan kita,” tandasnya.

Baca Juga :  Menag Desak Revisi UU untuk Angkat Martabat Guru-Dosen

Hal Ini menegaskan bahwa strategi pembangunan ekonomi Indonesia bergerak menuju model yang lebih inklusif di mana pertumbuhan tidak lagi bertumpu pada pusat ekonomi semata, melainkan tumbuh kuat dari desa, komunitas, dan lapisan masyarakat paling bawah sebagai fondasi kebangkitan nasional.

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Menag: 80 Pesantren Butuh Perhatian Terkait Struktur Bangunan

Nasional

Gelar Konferensi ICTP, PKB Dorong Kolaborasi Pesantren & Dunia Industri

Nasional

Wakil Gubernur Aceh Peluncuran Program Akselerasi Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan Tenaga Medis

Nasional

KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 Evakuasi Korban KM. Maju Jaya yang Terbalik di Perairan Utara Bangka

Ekbis

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 83 Bila Selat Hormuz Ditutup, Harga BBM Bakal Naik?

Nasional

Menag: Alam Bukan Objek Eksploitasi, Tapi Mitra Kehidupan

Nasional

Sony Sanjaya Ungkap Kisah Lahirnya Makan Bergizi Gratis

Nasional

Kemenag Umumkan 4.155 Calon PPPK Paruh Waktu 2024, Unggah Berkas Mulai 17 September