Home / Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:09 WIB

Khusairi Resmi Dilantik sebagai Geuchik Gampong Ranto Kecamatan Nibong Aceh Utara

mm Redaksi

Khusairi resmi menjabat Geuchik Gampong Ranto usai dilantik berdasarkan SK Bupati Aceh Utara, disaksikan unsur Muspika Plus Kecamatan Nibong, Kamis (5/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Khusairi resmi menjabat Geuchik Gampong Ranto usai dilantik berdasarkan SK Bupati Aceh Utara, disaksikan unsur Muspika Plus Kecamatan Nibong, Kamis (5/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Utara – Geuchik terpilih Gampong Ranto, Kecamatan Nibong, Khusairi, resmi dilantik oleh Camat Nibong, Saifullah, S.Sos., berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Aceh Utara. Pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Aula Kantor Camat Nibong, Kamis (5/2/2026).

Pada kesempatan yang sama, turut dilantik Penjabat (Pj) Geuchik Gampong Mamplam Boihaki sebagai bagian dari penataan dan penguatan tata kelola pemerintahan gampong di wilayah Kecamatan Nibong.

Prosesi pelantikan yang dimulai pukul 14.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 15.40 WIB tersebut dihadiri unsur Muspika Plus Kecamatan Nibong, Tuha Peut, aparatur gampong, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta mantan geuchik sebelumnya. Turut hadir tokoh agama Kecamatan Nibong, Walidi Marwan.

Baca Juga :  Bangun Silaturahmi, Babinsa Koramil 08/Silih Nara Laksanakan Komsos

Khusairi merupakan geuchik terpilih hasil Pemilihan Keuchik Gampong (Pilchiksung) yang digelar pada 11 Desember 2025. Pemilihan tersebut diikuti empat calon, yakni Saryulis (nomor urut 1), Mukhlis (nomor urut 2), Makri (nomor urut 3), dan Khusairi (nomor urut 4).

Berdasarkan hasil penghitungan suara yang diumumkan Panitia Pemilihan Keuchik (P2G) di bawah pimpinan Muhammad Yani, Khusairi—yang juga menjabat sebagai Ketua KNPI Kecamatan Nibong—meraih suara terbanyak dengan 133 suara, unggul tipis dari Makri yang memperoleh 129 suara. Sementara itu, Saryulis meraih 90 suara dan Mukhlis memperoleh 43 suara.

Baca Juga :  Hangat dan Penuh Kebersamaan, Open House Pangdam IM Jadi Momen Silaturahmi Idul Fitri

Panitia mencatat sebanyak 8 suara tidak sah, sehingga total suara yang masuk berjumlah 403 suara, terdiri dari 395 suara sah, dari total 661 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Usai dilantik, Khusairi menyatakan komitmennya untuk menjalankan visi dan misi pembangunan gampong dengan menitikberatkan pada penguatan nilai-nilai keagamaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) desa, revitalisasi Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), serta membangun kebersamaan dan kekompakan masyarakat.

Baca Juga :  DPMG Catat 220 BUMG di Aceh Besar Masuk Kategori Berkembang

“Insyaallah, amanah ini akan kami jalankan sebaik mungkin dengan melibatkan seluruh elemen gampong demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Khusairi.

Sementara itu, Camat Nibong, Saifullah, S.Sos., berharap geuchik yang baru dilantik dapat bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta mampu menjalin sinergi yang kuat dengan Tuha Peut, aparatur gampong, dan seluruh lapisan masyarakat.

Pelantikan tersebut diharapkan menjadi langkah awal yang baik bagi kepemimpinan baru dalam menjalankan roda pemerintahan gampong serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan di Gampong Ranto maupun Gampong Mamplam Boihaki.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Wereng Serang Sawah di Aceh Utara, Dinas Pertanian Lakukan Penyemprotan Massal

Daerah

Berbagi Kebahagiaan di awal Moment Muharram 1448 H

Daerah

PKU Istiqlal Lahirkan Ulama Perempuan Pertama Secara Formal

Daerah

Wakapolda Aceh: Upacara Hari Bhayangkara di Blang Padang Bukti Polri Dekat dengan Masyarakat

Daerah

Polwan Ambil Alih Patroli Jumat di Mapolres Aceh Tamiang
Kapolda Aceh dan BI

Daerah

Kapolda Aceh dan BI Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Ekonomi

Daerah

Dek Fadh Jadi Plh Gubernur Aceh, Lalu Apa Tugas & Wewenangnya? Berikut Penjelasannya

Daerah

Tak Ada Kejelasan Ganti Rugi Lahan Tanah, Sejumlah Warga Hentikan Pengerjaan Proyek PT Waskita