Home / Daerah / Pemerintah

Jumat, 13 Juni 2025 - 16:45 WIB

Bupati Aceh Besar Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Nuur Ar Radhiyyah di RSU Putri Bidadari

Redaksi

Bupati Aceh Besar, H Syech Muharram Idris memberikan sambutan dalam acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nuur AR Radhiyyah RSU Putri Bidadari Aceh di Gampong Lamreung, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat (13/06/2025). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Bupati Aceh Besar, H Syech Muharram Idris memberikan sambutan dalam acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nuur AR Radhiyyah RSU Putri Bidadari Aceh di Gampong Lamreung, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat (13/06/2025). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho – Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nuur Ar Radhiyyah di Kawasan RSU Putri Bidadari, Gampong Lamreung, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat (13/6/2025).

Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi keluarga besar H. Muhammad Nur Abubakar dan Hj. Radhiyyah atas pendirian RSU Putri Bidadari dan pembangunan masjid sebagai bentuk dedikasi terhadap umat.

“Kami sangat bersyukur atas kehadiran RSU Putri Bidadari. Saat ini, Aceh Besar dengan jumlah penduduk sekitar 442 ribu jiwa hanya memiliki satu RSUD tipe C. Rumah sakit bertipe A ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan layanan kesehatan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Konsisten Kawal Inflasi

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara rumah sakit dan masyarakat.

“Kami berharap RSU ini bersinergi baik dengan Pemkab dan masyarakat. Komunikasi yang baik akan mencegah kesalahpahaman di masa depan,” pesannya.

Terkait masjid yang akan dibangun, Bupati mengingatkan pentingnya tanggung jawab jangka panjang.

“Masjid bukan hanya dibangun, tapi juga harus dirawat. Kita harus jaga kebersihannya agar nyaman bagi semua yang beribadah,” tegasnya.

Baca Juga :  Selamat Jalan Tamu Allah, Pagi Ini 393 Jamaah Kloter 1 Terbang ke Tanah Suci

Masjid Nuur Ar Radhiyyah akan menjadi ruang spiritual terbuka bagi pasien, tenaga medis, dan masyarakat sekitar.

Direktur Utama RSU Putri Bidadari Aceh, H. Firmansyah, SE menyampaikan rasa syukur atas dukungan berbagai pihak.

“Ini masjid keempat yang dibangun ayahanda kami, dengan semangat yang sama: menjadi tempat mendekatkan diri kepada Allah,” katanya.

Ia menegaskan, masjid ini tidak berpagar dan terbuka untuk umum.

“Kami ingin siapa pun—pasien, keluarga, tenaga kesehatan, maupun warga sekitar—bisa salat di sini tanpa sekat,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Lantik Pengurus Baru Langsa, Kader Diminta Aktif di Masyarakat

Nama Nuur Ar Radhiyyah merupakan gabungan nama kedua orang tua pendiri rumah sakit, sebagai bentuk penghormatan dan amal jariyah.

Acara berlangsung khidmat, diawali doa, prosesi peusijuek, penandatanganan prasasti, dan pemberian santunan untuk anak yatim.

Turut hadir Direktur PT Ade Putri Medikal Nusantara, Camat Darul Imarah M. Basir SSTP, M.Si, unsur Forkopimcam, Pimpinan Dayah, Imum Mukim, Keuchik Lamreung, serta tokoh masyarakat.

Editor: RedaksiReporter:

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Perkuat Pendidikan Agama, Pemkab Aceh Besar Terapkan Program Beut Kitab Bak Sikula untuk 29 Ribu Siswa

Parlementarial

Fraksi Nasdem DPRA Minta Pemerintah Aceh Perhatikan Kompentensi Guru dan Fasilitas Pendidikan

Daerah

Komisi I DPRA Ingin Tata Dapil, Simeulue Kemungkinan Jadi Dapil Khusus

Aceh Besar

Bupati Muharram Idris: Peran PWI Vital Ciptakan Citra Positif Aceh Besar

Daerah

TNI dan BWS Sumatera I Genjot Irigasi Aceh Utara

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Ikut Rakor Nasional Evaluasi Pemulihan Banjir dan Longsor di Sumatera
Pangdam IM

Daerah

Pangdam IM Tutup TMMD ke-126 di Aceh Tengah Penuh Makna

Daerah

Rektor UIN Ar-Raniry Apresiasi Peran Jusuf Kalla dalam Perdamaian Aceh