Home / Parlementarial / Pemerintah

Jumat, 1 Agustus 2025 - 16:19 WIB

Fraksi Nasdem DPRA Minta Pemerintah Aceh Perhatikan Kompentensi Guru dan Fasilitas Pendidikan

mm Rahmat Ramadhan

Martini,fraksi nasdem DPRA saat menyerahkan dokumen pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Qanun Aceh tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA Tahun Anggaran 2024, kepada Wakil Ketua DPRA, Ali Basrah, Kamis 31/7/2025 (Foto:Dok Ist)

Martini,fraksi nasdem DPRA saat menyerahkan dokumen pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Qanun Aceh tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA Tahun Anggaran 2024, kepada Wakil Ketua DPRA, Ali Basrah, Kamis 31/7/2025 (Foto:Dok Ist)

Banda Aceh – Fraksi Partai NasDem DPRA mendesak Pemerintah Aceh untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di wilayah-wilayah terpencil dan terisolir.  Desakan ini disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi NasDem, Martini, dalam Rapat Paripurna DPRA dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Qanun Aceh tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA Tahun Anggaran 2024, Kamis (31/7/2025).

“Pemerintah Aceh perlu meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Aceh, terutama di daerah-daerah terpencil dan terisolasir,” kata Martini.

Martini menyampaikan kualitas pendidikan harus ditopang dengan pemerataan pembangunan fasilitas pendidikan. Sebab, tanpa fasilitas yang memadai maka kualitas pendidikan akan sulit digapai.  “Serta juga perhatian kepada kompetensi dan kesejahteraan guru, serta penetapan pada seleksi calon kepala sekolah yang berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Utara Salurkan 11 Mesin Jahit untuk Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

Selain itu, Fraksi NasDem juga menyoroti persoalan penyaluran beasiswa pendidikan yang dinilai belum merata dan belum tepat sasaran. “Pemerintah Aceh juga diminta untuk mengevaluasi aturan dan kebijakan penyaluran beasiswa pendidikan agar lebih tepat sasaran. Terutama kepada masyarakat kurang mampu dan merata ke setiap kabupaten/kota,” lanjutnya.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Gelar Open House di Kediaman Pribadi Hari Ketiga Lebaran

Tidak hanya sektor pendidikan, Martini juga menegaskan perlunya perhatian serius Pemerintah Aceh terhadap layanan kesehatan, terutama di wilayah terpencil dan kepulauan.

Pemerataan layanan, peningkatan kualitas fasilitas, hingga penyediaan obat-obatan dan peralatan medis menjadi catatan penting yang disampaikan Fraksi NasDem.

“Pelayanan kesehatan juga harus dibarengi dengan penyediaan fasilitas kesehatan yang terjangkau dan memadai, serta ketersediaan obat-obatan dan peralatan medis,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fraksi NasDem menyoroti pembangunan sejumlah Rumah Sakit Regional di Aceh yang hingga kini belum rampung dan kondisinya sangat memprihatinkan.  Pihaknya meminta Pemerintah Aceh memberikan perhatian khusus terhadap persoalan ini dan segera mencari solusi.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Dorong Percepatan Pembangunan SPAM Regional 1 Aceh Besar-Banda Aceh

Termasuk skema anggaran agar pembangunan rumah sakit yang sangat dibutuhkan masyarakat tersebut dapat dilanjutkan. “Salah satunya Rumah Sakit Regional Bireuen dan Kota Langsa yang pembangunannya sudah lama mangkrak.

Persoalan ini perlu atensi khusus dari Pemerintah Aceh untuk mencari solusi skema anggaran, agar pembangunan Rumah Sakit Regional yang sangat dibutuhkan masyarakat tersebut dapat dilanjutkan,” ungkapnya. [Adv]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pulo Aceh

Pemerintah

Kak Na Sambangi Pulo Aceh, Bawa Semangat dan Solusi Warga

Pemerintah

Menpora Dito Dorong Keterlibatan Pemuda dalam Pembentukan Koperasi Merah Putih

Daerah

Ketua PKK Aceh Santuni Anak Yatim di Yayasan Halimoen Al Asyi

Pemerintah

Salmawati Kunjungi RSAN Aceh Besar, Janji Ajak Gubernur Mualem

Daerah

Dermaga Rusak, Ganggu Akses dan Ekonomi Warga Masyarakat Pulau Siumat

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Gelar Open House di Ajuen Lam Hasan

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Terima Audiensi WRI di Kediaman Pribadi

Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Pimpin Rakor Barsela Bersama Kepala BNPB, Bahas Penanganan Banjir dan Longsor