Home / Nasional

Rabu, 17 Desember 2025 - 09:59 WIB

Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1.000 Rumah Huntap untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

mm Tiara Ayu Juneva

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, dan para Kepala SKPA/Biro terkait mengikuti Rapat Koordinasi Hunian Sementara (HUNTARA) dan Hunian Tetap (HUNTAP) bersama Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Pemukiman RI, Maruarar Sirait, S.IP, beserta Menteri Hukum RI, Dr. Supratman Andi Agtas, SH, MH, dan peserta lainnya secara virtual, di Ruang Rapat Sekda Aceh, Banda Aceh, Selasa, (16/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, dan para Kepala SKPA/Biro terkait mengikuti Rapat Koordinasi Hunian Sementara (HUNTARA) dan Hunian Tetap (HUNTAP) bersama Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Pemukiman RI, Maruarar Sirait, S.IP, beserta Menteri Hukum RI, Dr. Supratman Andi Agtas, SH, MH, dan peserta lainnya secara virtual, di Ruang Rapat Sekda Aceh, Banda Aceh, Selasa, (16/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa pembangunan 1.000 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi warga Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan tanah longsor. Bantuan ini diprioritaskan bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Tamiang.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, usai mengikuti rapat video konferensi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) pada Selasa malam, 16 Desember 2025. Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Daerah Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Baca Juga :  Kabacadnas Pimpin Pembukaan Latsarmil Komcad Matra Darat Gelombang III

M. Nasir menjelaskan, pembangunan 1.000 unit huntap ini merupakan tahap awal pemulihan pascabencana bagi masyarakat Aceh yang terdampak cukup parah.

“Ini merupakan bentuk solidaritas Yayasan Buddha Tzu Chi kepada masyarakat Aceh yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir dan longsor,” ujar M. Nasir.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin Umar Dukung Buton Tengah Jadi Kota Santri Lewat Hibah Tanah untuk Pesantren dan Kampus IAIN

Ia merinci, dari total 1.000 unit rumah yang akan dibangun, sebanyak 722 unit dialokasikan untuk Kabupaten Aceh Utara, sementara 278 unit lainnya untuk Kabupaten Aceh Tamiang.

Pemerintah daerah, lanjut M. Nasir, akan bertanggung jawab menyediakan lahan pembangunan serta mendukung kelengkapan infrastruktur penunjang. Pembangunan huntap tidak hanya mencakup unit rumah, tetapi juga fasilitas dasar seperti akses jalan, jaringan listrik, dan ketersediaan air bersih agar warga dapat langsung menempati hunian dengan layak.

Baca Juga :  Irjen Kemenag Khairunas: Bersih-Bersih Harus Dimulai dari Diri Sendiri

“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh fasilitas pendukung tersedia agar masyarakat dapat segera memulai kehidupan baru yang lebih aman dan nyaman,” jelasnya.

Meski baru tahap pertama, Sekda Aceh menyambut baik bantuan tersebut dan mendorong seluruh pihak terkait untuk mempercepat proses pembangunan agar huntap dapat segera dihuni oleh warga yang membutuhkan.

“Sisanya akan dibangun melalui sumber pendanaan APBN atau dukungan lembaga lainnya untuk kabupaten/kota yang juga terdampak,” pungkas M. Nasir.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemerintah Pusat dan Aceh Gelar Rakor Rehabilitasi dan Rekonstruksi Infrastruktur Pascabencana

Nasional

Ribuan Umat Kristen Ikut Doa Bersama Bagi Bangsa, Jeane Marie Tulung: Mari Kita Hadir Sebagai Garam dan Terang

Nasional

Menag Ajak Santri Hidupkan Kembali Semangat Ulama Klasik

Nasional

Sebanyak 74.447 Jemaah Haji Reguler Sudah Tiba di Tanah Air

Nasional

Kemendagri Tegaskan Sengketa 4 Pulau Terjadi Sebelum Bobby Jadi Gubernur
Film Islami

Nasional

Tujuh Karya Film Islami Terbaik 2025 Diumumkan Kemenag

Nasional

Menag Terima Delegasi Zayed Award di Masjid Istiqlal, Bahas Kerukunan Lintas Agama

Nasional

Menag Nasaruddin Umar Perkenalkan Kurikulum Berbasis Cinta di Konferensi Lintas Agama Asia