Home / Pemerintah Aceh

Rabu, 30 September 2026 - 21:25 WIB

Wali Nanggroe Malik Mahmud Kembali ke Aceh, Disambut Prosesi Peusijuek

mm Redaksi

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al-Haythar bersama sejumlah tokoh dan jajaran Lembaga Wali Nanggroe dalam jamuan makan bersama di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh, Rabu (30/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al-Haythar bersama sejumlah tokoh dan jajaran Lembaga Wali Nanggroe dalam jamuan makan bersama di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh, Rabu (30/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al-Haythar, kembali ke Aceh setelah menjalani pengobatan di Penang, Malaysia.

Kepulangannya disambut dengan prosesi peusijuek di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh, Rabu (30/9/2026).

Setibanya di Meuligoe, Wali Nanggroe disambut Majelis Syura Lembaga Wali Nanggroe, Katibul Wali serta jajaran struktural Sekretariat Lembaga Wali Nanggroe Aceh.

Prosesi peusijuek dilakukan Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Prof. Yusri Yusuf, Ketua Majelis Tuha Peuet Lembaga Wali Nanggroe Tgk. Azhari Alatif atau Abati Seulimum, serta Ketua Majelis Fatwa Lembaga Wali Nanggroe Tgk. Muhammad Isa Musa.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Dorong Percepatan Bantuan Rumah untuk Masyarakat dan Eks Kombatan

Kabag Kerja Sama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris, mengatakan prosesi tersebut merupakan ungkapan rasa syukur atas kepulangan Wali Nanggroe ke Aceh.

Selain itu, peusijuek menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya Aceh.

Wali Nanggroe mengaku terharu mengikuti prosesi tersebut. Menurutnya, tradisi peusijuek mengingatkan dirinya pada adat dan budaya Aceh pada masa lalu.

“Prosesi peusijuek ini membuat saya terharu. Tradisi ini mengingatkan saya pada adat Aceh pada masa lalu. Oleh karenanya, lestarikan budaya dan adat istiadat ini hingga menjadi warisan untuk anak cucu kita,” ujar Malik Mahmud.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Minta Pantauan Ketat Harga Sembako dan Distribusi BBM di Tengah Penanganan Bencana

Sementara itu, Ketua MAA Aceh, Yusri Yusuf, menyampaikan bahwa peusijuek merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas kesehatan yang diberikan kepada Wali Nanggroe sehingga dapat kembali ke Aceh dan berkumpul kembali di Meuligoe Wali Nanggroe.

“Alhamdulillah, acara hari ini merupakan bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas kesehatan yang diberikan kepada Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe dan beliau dapat kembali ke tanah air, kembali ke Meuligoe,” kata Yusri.

Menurut Yusri, prosesi tersebut juga menjadi bagian dari upaya merawat dan mempertahankan adat serta budaya Aceh.

Baca Juga :  Menteri Abdul Mu’ti: Pendidikan Aceh Harus Berbasis Karakter dan Keadilan Akses

Ia mengatakan Wali Nanggroe menyambut positif prosesi peusijuek tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta komitmen bersama dalam menjaga adat dan budaya Aceh.

Sebelumnya, Wali Nanggroe menjalani perawatan dan pemulihan kesehatan di Penang, Malaysia. Pada Agustus 2026, Kementerian Dalam Negeri menyebut proses pemulihan tersebut terus berjalan dan Wali Nanggroe tetap mengikuti sejumlah agenda kelembagaan secara daring.

Kepulangan Wali Nanggroe ke Aceh kemudian disambut dengan tradisi peusijuek yang tidak hanya menjadi ungkapan syukur, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali menegaskan pentingnya pelestarian adat dan budaya Aceh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Buka Rakor MPU se-Aceh 2026, Tekankan Peran Strategis Ulama dalam Menjaga Syariat dan Stabilitas Sosial

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Hadiri Peluncuran InnoFood 2026: Dorong Petani Berdaya melalui Inovasi

Nasional

Wagub Aceh Dampingi Menko Polkam Tinjau Huntap Korban Banjir di Aceh Utara

Pemerintah Aceh

Mualem Resmi Lantik Tiga Pejabat Eselon II Aceh, Dorong Kinerja di Tengah Sistem Kerja 4 Hari

Nasional

Wagub Aceh, Mantan Politisi Senayan Kembali Berjuang di Gedung Parlemen RI Untuk Aceh

Pemerintah Aceh

Paripurna DPRA: Muzakir Manaf Paparkan LKPJ 2025, dari Bencana hingga Penurunan Kemiskinan

Pemerintah Aceh

Perkuat Tata Kelola Digital, Dinas Pendidikan Dayah Aceh Gelar Pelatihan Pengisian SKP ASN Berbasis E-Kinerja
Subroto 2025

Pemerintah Aceh

Aceh Raih Penghargaan Subroto 2025, Apresiasi SDM Energi