Home / Daerah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 20:05 WIB

Wabup Bener Meriah Dorong Inovasi Kawasan Transmigrasi

mm Syaiful AB

Wakil Bupati Bener Meriah Ir. H. Armia Buka Fokus Group Discussion (FGD) kawasan transmigrasi Kabupaten Bener Meriah dengan tema mewujudkan transmigrasi mandiri : Transformasi kawasan melalui kolaborasi dan inovasi lokal di Aula Setdakab Bener Meriah, Kamis (23/10/2025). dok. Pemkab Bener Meriah

Wakil Bupati Bener Meriah Ir. H. Armia Buka Fokus Group Discussion (FGD) kawasan transmigrasi Kabupaten Bener Meriah dengan tema mewujudkan transmigrasi mandiri : Transformasi kawasan melalui kolaborasi dan inovasi lokal di Aula Setdakab Bener Meriah, Kamis (23/10/2025). dok. Pemkab Bener Meriah

Bener Meriah – Wakil Bupati Bener Meriah Ir. H. Armia membuka Focus Group Discussion (FGD) kawasan transmigrasi Kabupaten Bener Meriah bertema “Mewujudkan Transmigrasi Mandiri: Transformasi Kawasan Melalui Kolaborasi dan Inovasi Lokal” di Aula Setdakab Bener Meriah, Kamis (23/10/2025).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Bener Meriah dengan menghadirkan Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran dan Universitas Indonesia untuk kawasan Pintu Rime Gayo dan Samar Kilang.

Turut hadir perwakilan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Bener Meriah Jailani, S.Pd., Kepala Bappeda Bener Meriah Alfahmi, ST., M.A.P., Sekretaris Badan Kesbangpol Zulfikar Ahmad, ST., Ketua Tim Ekspedisi Patriot Unpad R. Mochamad Candra Wirawan Arif, S.Pi., M.Sc., M.IL., Ph.D., perwakilan Universitas Abulyatama Dr. Elvrida Rosam S.P., M.P., serta kelompok tani dari Kecamatan Pintu Rime Gayo dan Samar Kilang.

Baca Juga :  Komisi VIII DPR RI Dukung Pembangunan Asrama Haji DIY di Kulon Progo, Tingkatkan Kenyamanan Jemaah

Dalam arahannya, Wabup Ir. H. Armia menyebutkan FGD menjadi langkah tepat untuk melakukan evaluasi menyeluruh, mendengarkan langsung suara para pemangku kepentingan, dan merumuskan strategi terintegrasi bagi pengembangan kawasan transmigrasi ke depan.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga pemerintah kampung. “Pengembangan kawasan transmigrasi tidak bisa dilakukan secara sektoral, namun harus ada sinergi yang kuat,” ujarnya.

Armia menambahkan, kawasan transmigrasi memerlukan perhatian serius terhadap infrastruktur dasar dan sosial seperti jalan produksi, irigasi, listrik, jaringan komunikasi, serta fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Dukung Bakti Sosial TNI di Banda Aceh

Selain itu, ia mendorong pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal agar kawasan transmigrasi di Bener Meriah menjadi sentra pertanian dan perkebunan modern. Ia juga menyinggung pentingnya menjaga harmonisasi sosial dan budaya antara penduduk lokal dan warga transmigrasi, serta pemanfaatan teknologi di era digital untuk mempercepat pertumbuhan desa.

“Sebagai pemerintah daerah, saya menegaskan kembali bahwa Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berkomitmen penuh mendukung keberlanjutan program transmigrasi ini. Kami akan terus memperjuangkan anggaran, regulasi, dan program yang pro-transmigrasi dan pro-rakyat. Namun, kami tidak bisa berjalan sendiri,” tegasnya.

Baca Juga :  Aceh Utara Luncurkan Program JANDA Penamaan Jalan

Ia berharap FGD tersebut tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga menghasilkan rumusan kebijakan dan langkah nyata dalam mempercepat pengembangan kawasan transmigrasi di Bener Meriah.

Sementara itu, Ketua Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran, R. Mochamad Candra Wirawan Arif, S.Pi., M.Sc., M.IL., Ph.D., menjelaskan bahwa program Ekspedisi Patriot merupakan inisiatif Kementerian Transmigrasi RI untuk mempercepat pengembangan lebih dari 153 kawasan transmigrasi dari Aceh hingga Papua.

“Riset Ekspedisi Patriot dengan FGD ini akan mengumpulkan dan merumuskan formula percepatan pembangunan kawasan transmigrasi untuk mensejahterakan masyarakat Bener Meriah,” pungkasnya.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Daerah

Dua Saudara dari Pulau Banyak Jalani Perjuangan di Rumah Singgah BFLF Banda Aceh

Daerah

Hendak Jual Bentor Hasil Curian Rp 1,1 Juta, Dua Remaja di Banda Aceh Dijebloskan ke Penjara

Daerah

Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Aceh dan Kesbangpol Bahas Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Daerah

Sinergi Pemkab Simeulue dan BPJS Kesehatan Perkuat Implementasi Jaminan Kesehatan Aceh

Daerah

Wakapolda Aceh: Upacara Hari Bhayangkara di Blang Padang Bukti Polri Dekat dengan Masyarakat

Daerah

Kapolres Aceh Tengah Baru : Ajak Warga Jaga Kamtibmas Lewat Safari Subuh di Bebesen

Daerah

Pangdam IM Berpamitan dengan Alumni SMAN 2 Banda Aceh

Daerah

Pangdam IM: Peredaran Barang Ilegal Ancam Stabilitas Ekonomi dan Keamanan Wilayah.