Home / Nasional

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:47 WIB

TMT Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp2,5 Miliar untuk Korban Banjir di Aceh

mm Redaksi

Sekda Aceh M. Nasir menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari TMT Group yang disalurkan melalui Human Initiative untuk korban banjir di Aceh, Rabu (14/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh M. Nasir menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari TMT Group yang disalurkan melalui Human Initiative untuk korban banjir di Aceh, Rabu (14/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh — Korban banjir di sejumlah wilayah Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, di Ruang Rapat Sekda Aceh, Kantor Gubernur Aceh, Rabu (14/1/2026).

Bantuan yang disalurkan melalui organisasi kemanusiaan Human Initiative ini akan dimanfaatkan untuk berbagai program penanganan korban banjir di Aceh. Selain itu, TMT juga menyalurkan bantuan sandang dan pangan bagi masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga :  Menag Dukung Peralihan Layanan Haji ke Badan Penyelenggara Haji

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Perwakilan Manajemen TMT Group, Iwan Hermawan, dan turut dihadiri Perwakilan TMT Group Anggun Fariza, Branch Head Trakindo Aceh Fikri Mukhlis, Vice President Human Initiative Romi Ardiansyah, serta Vice President Human Initiative Andjar Radite.

Dalam arahannya, Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada dunia usaha serta lembaga kemanusiaan yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Aceh yang terdampak banjir. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Aceh terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi masyarakat sipil dan sektor swasta dalam penanganan bencana.

Baca Juga :  Menhan Sjafrie Gelar Pertemuan Akrab dengan Pemred, Bahas Stabilitas Nasional

“Kami mengajak perusahaan-perusahaan untuk merevisi program CSR-nya, dari kegiatan rutin menjadi kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi bagi korban banjir,” ujar M. Nasir.

Sekda Aceh juga memaparkan perkembangan penanganan bencana banjir yang sedang dilakukan Pemerintah Aceh. Ia menyebutkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah proses pembersihan pascabanjir, terutama karena keterbatasan lokasi pembuangan lumpur.

“Jumlah rumah yang terdampak banjir diperkirakan mencapai sekitar 145 ribu unit, dan data tersebut masih terus bergerak naik turun,” jelasnya.

Baca Juga :  Prabowo Usul BRICS Dorong Kerja Sama Ekonomi Global South di KTT ke-17

Menjelang bulan Ramadan, M. Nasir berharap TMT bersama Human Initiative dapat berpartisipasi dalam pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak. Selain itu, ia juga mendorong adanya program cash for work bagi korban banjir yang belum memperoleh bantuan uang harian dari pemerintah.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga kemanusiaan sangat dibutuhkan agar proses pemulihan pascabencana di Aceh dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Nasional

Kemenag RI Salurkan Bantuan Rp37,9 Miliar untuk Penanganan Banjir dan Longsor di Aceh

Nasional

Kemenpan RB Setujui 191 Ribu Formasi Guru Usulan Kemenag

Nasional

Wamendagri soal Pulau Anambas Dijual Online: Tak Ada Pulau Milik Pribadi

Nasional

Akses Jalan Nasional Pulih, Jembatan Bailey Jadi Solusi Darurat Pascabanjir di Aceh

Nasional

Menhan Sjafrie Hadiri Rakor Penertiban Tambang dan Hutan Ilegal

Nasional

Banda Aceh Sambut Kedatangan Delegasi APEKSI 2026, Suasana Kota Mulai Semarak

Nasional

Gubernur Aceh Tetapkan Transisi Darurat Pemulihan Bencana Selama 90 Hari

Nasional

Menag Nasaruddin Umar: Agama Hadir untuk Kemanusiaan, Bukan Sumber Konflik