Home / Pemerintah Aceh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Taufik Hadiri Maulid Nabi di Dayah Darul Musthafa Cot Madhi

mm Redaksi

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, saat menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, di Dayah Darul Musthafa, di Gampong Cot Madhi, Kec. Blang Bintang, Kab. Aceh Besar, Senin, (28/9/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, saat menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, di Dayah Darul Musthafa, di Gampong Cot Madhi, Kec. Blang Bintang, Kab. Aceh Besar, Senin, (28/9/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Aceh Besar — Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Dayah Darul Musthafa Cot Madhi, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Senin (28/9/2026).

Kehadiran Taufik disambut oleh Disambut okeh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., Kepala BNNP Aceh sekaligus Pembina Yayasan, serta Tengku Nasruddin H. Abdul Hanan, selaku Pimpinan Dayah Darul Musthafa.

Baca Juga :  Puncak Hari Anak Nasional 2026 di Aceh Meriah, Ketua TP PKK Kampanyekan Permainan Tradisional

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh Aceh dan pimpinan lembaga.

Peringatan Maulid di Dayah tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan dengan diikuti masyarakat dan para undangan.

Plt Sekda Aceh, Taufik, mengatakan, peringatan maulid Nabi SAW menjadi momentum untuk setiap elemen yang ada di Aceh untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  Plt Kadisdik Aceh Laporkan Progres Pemulihan Pendidikan Pascabencana kepada Gubernur Mualem

“Bagi kami Pemerintah Aceh momentum seperti ini menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi dengan ulama, pimpinan dayah, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur lembaga di Aceh,” kata Taufik.

Baca Juga :  Mualem Santuni 3.000 Anak Yatim di Aceh Barat, Nagan Raya dan Abdya

Sebagaimana diketahui, peringatan maulid Nabi SAW di Aceh berlangsung hingga tiga bulan lamanya dari sejak tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Hijriah. Dalam kurun waktu 3 bulan tersebut maulid terus digelar secara bergilir dari satu desa ke desa yang lain. Hal tersebut sudah menjadi tradisi masyarakat Aceh sejak era kesultanan.[]

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

News

Plt Sekda Aceh: BRA harus Hadir sebagai Pemberi Solusi

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah dan Utusan Khusus Presiden Hadiri HUT Nagan Raya ke-23, Mardiono Dianugerahi Gelar Adat

Pemerintah Aceh

Sambut Ramadhan, DWP Sekretariat DPRA Adakan Pertemuan Rutin dan Bazar UMKM

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Pimpin Rapat Virtual, Bahas Penetapan 1.630 Sumur Minyak Masyarakat

Pemerintah Aceh

Dinas Pendidikan Aceh Raih Predikat Informatif Tertinggi Keterbukaan Informasi Publik 2025

Pemerintah Aceh

Dek Fadh Ajak PIRA Perkuat Persatuan dan Dukung Pembangunan Aceh

Pemerintah Aceh

Paripurna DPRA 2026: RKT Disahkan, Kode Etik dan Tata Beracara Badan Kehormatan Ditetapkan

Nasional

Menteri Abdul Mu’ti: Pendidikan Aceh Harus Berbasis Karakter dan Keadilan Akses