Jakarta – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM bersama Sekda Aceh Barat Dr. Ir. Kurdi ST, MT, MH menemui Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh di Kantor BKN, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, PPPK Penuh Waktu, serta tenaga bakti yang masih bekerja di wilayah Aceh Barat.
Tarmizi mengatakan, pihaknya menyampaikan aspirasi daerah agar terdapat peluang bagi PPPK Paruh Waktu untuk dapat diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu, termasuk bagi guru, tenaga kesehatan, dan tenaga lainnya.
“Kami menyampaikan aspirasi daerah, pertama terkait PPPK Paruh Waktu supaya semua bisa menjadi PPPK Penuh Waktu, baik itu guru, tenaga kesehatan dan lainnya. Kedua terkait tenaga bakti yang masih ada di Puskesmas supaya ada peluang untuk menjadi PPPK,” kata Tarmizi.
Menurutnya, kebijakan pemerintah pusat terkait PPPK Paruh Waktu, khususnya bagi guru, nantinya dapat memberikan peluang untuk menjadi PPPK Penuh Waktu. Selain itu, ketika seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali dibuka, mereka juga dapat mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saat dibuka tes CPNS nantinya semua bisa ikut, tidak hanya PPPK saja. Mereka PPPK juga harus ikut tes dan hanya yang memenuhi syarat saja yang akan lulus. Maka persiapkan diri dari sekarang dan mulai belajar lagi,” ujarnya.
Terkait jumlah PPPK Paruh Waktu yang nantinya akan diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu, Tarmizi mengatakan hingga kini belum ada kepastian karena pemerintah pusat belum mengeluarkan pengumuman resmi mengenai teknis pelaksanaannya.
“Untuk kepastiannya berapa orang yang akan diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu kita tunggu saja pengumuman resmi dari pemerintah pusat terkait teknisnya seperti apa,” ujar Tarmizi.
Editor: Dahlan










