Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:36 WIB

Sekda Aceh Tinjau Jalur Abdya–Gayo Lues–Aceh Tenggara, Pastikan Percepatan Penanganan Pascabanjir dan Longsor

mm Tiara Ayu Juneva

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA., didampingi Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh, Drs. Syakir, M.Si, menyerahkan bantuan logistik untuk korban bencana Banjir dan Longsor Gayo Lues, yang diterima oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd, M.Si, untuk disalurkan, di Pendopo Bupati Gayo Lues, Jum'at, (2/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA., didampingi Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh, Drs. Syakir, M.Si, menyerahkan bantuan logistik untuk korban bencana Banjir dan Longsor Gayo Lues, yang diterima oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd, M.Si, untuk disalurkan, di Pendopo Bupati Gayo Lues, Jum'at, (2/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Blangkejeren — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan dan jembatan pada jalur Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya)–Gayo Lues hingga Aceh Tenggara, Jumat (2/1/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda kawasan tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Sekda Aceh didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan Aceh, Drs. Syakir, serta Anggota DPR Aceh, Yahdi Hasan. Selain meninjau langsung kerusakan fisik infrastruktur, rombongan juga melakukan koordinasi terkait langkah-langkah pemulihan jangka pendek dan jangka panjang.

Baca Juga :  DPMPTSP Aceh Cetak IKM 90,19, Pelayanan Publik Terpuji

M. Nasir menegaskan bahwa fokus utama kunjungan ini adalah membahas kesiapan pendanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Saat ini, Pemerintah Aceh tengah memprioritaskan penyusunan Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

“Dokumen R3P merupakan instrumen strategis yang menjadi dasar bagi Pemerintah Aceh dalam mengajukan anggaran penanganan pascabencana kepada pemerintah pusat. Saya meminta agar seluruh dampak kerusakan, mulai dari rumah warga, infrastruktur, sektor ekonomi, hingga aset desa, didata secara akurat,” ujar M. Nasir.

Baca Juga :  Marthunis Ajak Civitas Disdik Aceh Tanamkan Nilai Pengorbanan dan Integritas

Sekda Aceh menjelaskan, penyusunan R3P dilakukan berdasarkan data valid yang disampaikan oleh pemerintah kabupaten dan kota. Seluruh data tersebut nantinya akan diusulkan kepada pemerintah pusat sebagai dasar dukungan anggaran.

“Pemerintah Aceh menargetkan dokumen R3P ini rampung agar dapat segera diserahkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta kementerian terkait. Target kita, dokumen ini sudah diserahkan paling lambat 20 Januari 2026,” tambahnya.

Baca Juga :  Anggota DPRA Dukung Seksi 1 Tol Sibanceh Dibuka Khusus untuk Jamaah Haji

Di sela-sela peninjauan infrastruktur, Sekda Aceh juga menyerahkan bantuan logistik serta satu unit perangkat internet satelit Starlink guna mendukung kelancaran komunikasi di wilayah terdampak bencana.

Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, di halaman Pendopo Bupati Gayo Lues, Blangkejeren, Jumat (2/1/2026) malam. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat koordinasi petugas di lapangan selama masa pemulihan pascabencana hidrometeorologi.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemerintah Aceh Janji Upayakan Empat Pulau di Singkil Kembali Masuk Wilayah Aceh
Duta Besar Bahrain

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Sambut Duta Besar Bahrain di Bandara SIM

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Perjuangkan Status PPPK Paruh Waktu, 6.508 Formasi Segera Ditetapkan

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Pimpin Rapat Penyusunan R3P Pascabencana Hidrometeorologi di 18 Kabupaten/Kota

Pemerintah Aceh

Aceh Siapkan Strategi Khusus Kendalikan Inflasi Jelang Bulan Maulid

Pemerintah Aceh

Wagub dan Mendikdasmen Letakkan Batu Pertama Pembangunan SMK Muhammadiyah Banda Aceh

Ekbis

Menko Perekonomian Terima Gubernur Aceh, Bahas Percepatan Pemulihan Ekonomi Pascabencana
Mualem

Pemerintah Aceh

Mualem dan Mendag Bahas Penguatan Ekonomi Aceh