Home / Nasional

Minggu, 31 Agustus 2025 - 17:49 WIB

Presiden Perintahkan Aparat Tindak Tegas Anarkisme, Masyarakat Diajak Berdialog

mm Redaksi

Presiden sampaikan arahan tegas soal aspirasi rakyat dan kebijakan DPR di Istana Merdeka. dok. dok. Instagram/@presidenrepublikindonesia/@prabowo

Presiden sampaikan arahan tegas soal aspirasi rakyat dan kebijakan DPR di Istana Merdeka. dok. dok. Instagram/@presidenrepublikindonesia/@prabowo

Jakarta – Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi rakyat dari aksi anarkis yang berpotensi merusak persatuan bangsa. Dalam arahannya, ia memerintahkan aparat TNI dan Polri bertindak tegas terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah warga, maupun sentra ekonomi.

“Kepada Polri dan TNI, saya perintahkan untuk mengambil tindakan setegas-tegasnya terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah individu, dan sentra-sentra ekonomi sesuai hukum yang berlaku,” ujar Presiden, Minggu, 31 Agustus 2025.

Baca Juga :  200 Dai Muda Terpilih Ikuti Pembinaan Kemenag, Siap Perkuat Moderasi Beragama

Meski demikian, pemerintah tetap menghormati kebebasan berpendapat masyarakat. Presiden menegaskan aspirasi boleh disampaikan selama dilakukan secara damai. “Kami menghormati kebebasan berpendapat, seperti diatur dalam United Nations International Covenant on Civil and Political Rights Pasal 19 dan UU 9 Tahun 1998. Aspirasi dapat disampaikan secara damai, namun jika ada aktivitas anarkis, perusakan fasilitas umum, hingga penjarahan, itu pelanggaran hukum dan negara wajib hadir untuk melindungi rakyatnya,” tegasnya.

Baca Juga :  Suasana Khidmat Sambut Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo di Brasil

Lebih lanjut, Presiden meminta pimpinan DPR, kementerian, dan lembaga negara membuka ruang dialog dengan mahasiswa, tokoh masyarakat, serta kelompok strategis lainnya. “Kepada pimpinan DPR, kementerian, dan lembaga, saya minta untuk mengundang tokoh masyarakat hingga mahasiswa, untuk berdialog langsung, menerima masukan, dan koreksi,” ucapnya.

Baca Juga :  Kemenag Percepat Sertifikasi Aset Wakaf, 5.200 Sertifikat Terbit Semester I 2025

Kepada masyarakat luas, Presiden memastikan setiap aspirasi yang disampaikan dengan damai akan diterima dan ditindaklanjuti pemerintah. Ia mengajak seluruh rakyat tetap tenang dan menjaga persatuan. “Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia sudah berada di ambang kebangkitan, jangan mau diadu domba,” tuturnya.

Presiden menutup dengan menekankan semangat gotong royong sebagai kunci menghadapi tantangan bangsa.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Menag Apresiasi Peran DDII dalam Mengirim Da’i ke Pelosok Negeri

Nasional

Wamenag Ajak Penggemar One Piece Kibarkan Semangat Nasionalisme

Nasional

Kekurangan tenaga pengajar, Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 112/DJ Kodam IM mengajar di Distrik Nambut, Puncak Jaya

Nasional

Irjen Kemhan Kunjungi BPKP, Bahas Penguatan Pengawasan dan Kesejahteraan Prajurit

Aceh Besar

Tingkatkan SPBE, Pemkab Aceh Besar Studi Tiru ke Sumedang

Nasional

Rp757,8 Triliun Anggaran Pendidikan, Revitalisasi Sekolah Jadi Prioritas

Nasional

Pemimpin Muda Harus Punya Nilai dan Visi, Pesan Bima Arya di IYS 2025

Nasional

Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haythar Hadiri Undangan National Day of Russia di Jakarta