Home / Hukrim

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:03 WIB

Polresta Banda Aceh Klarifikasi Dugaan Kasus Pencurian Warkop Muda Kopi, Ini Penjelasannya

mm Redaksi

Kasi Humas Polresta Banda Aceh Iptu Erfa Gustiar menjelaskan prosedur penanganan kasus pencurian yang sempat viral di media sosial, Sabtu (28/3/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kasi Humas Polresta Banda Aceh Iptu Erfa Gustiar menjelaskan prosedur penanganan kasus pencurian yang sempat viral di media sosial, Sabtu (28/3/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Beredarnya narasi berita di media online dan media sosial terkait dugaan tidak ditindaklanjutinya kasus pencurian yang terjadi di Warkop Muda Kopi oleh Polsek Kuta Alam pada 15 Maret 2026, yang disampaikan pengusaha warung kopi didampingi kuasa hukumnya serta telah melaporkan persoalan tidak profesional polisi kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, maka Polresta Banda Aceh melakukan klarifikasi.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasi Humas Iptu Erfa Gustiar menjelaskan, bahwa kami dalam menangani perkara harus sesuai dengan prosedur.

Personel Polsek Kuta Alam pada tanggal 15 Maret 2026 telah menerima laporan masyarakat terkait dugaan pencurian. Pelaku pencurian pada saat diterima oleh petugas dalam kondisi luka dan dibawa ke Polsek. Beberapa saat kemudian kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara untuk perawatan medis, sebut Kasi Humas , Sabtu (28/3/2026).

Baca Juga :  Polres Aceh Utara Ringkus Dua Pengedar Ekstasi di SPBU Geudong

Setelah menunggu perawatan medis, dan kondisi terduga pelaku sudah membaik, petugas kembali dibawa ke Polsek Kuta Alam untuk dilakukan pemeriksaan dan pada saat itu, barang bukti uang yang diamankan sebesar Rp476 ribu dan juga telah dihitung di hadapan saksi, ujarnya.
Dalam proses penanganan perkara, lanjut Iptu Erfan, petugas telah meminta pihak korban untuk membuat laporan resmi (Laporan Polisi), namun saat itu, pihak karyawan menyampaikan masih menunggu arahan pemilik usaha. Perlu diketahui bahwa sesuai prosedur hukum, tanpa adanya laporan resmi, pelaku tidak dapat dilakukan penahanan, tegasnya.

Terkait dengan pelepasan terduga pelaku pencurian oleh Polsek Kuta Alam, Kasi Humas menjelaskan bahwa pelaku juga telah melakukan berbagai aksi kejahatan lainnya di wilayah hukum Polresta Banda Aceh sesuai dengan Laporan Polisi yang dilaporkan oleh para korban.

Baca Juga :  Tiga Pelaku Curat Aceh Diciduk, Aksi Meresahkan Berakhir

“ Koordinasi antar Polsek telah dilakukan oleh Polsek Kuta Alam, dimana pelaku diserahkan ke Polsek Baiturrahman karena terdapat laporan lainnya di wilayah tersebut. Berdasarkan kronologi, kasus tersebut berakhir damai antara korban dan pelaku, sehingga pelaku dikembalikan kepada keluarga, karena korban telah mencabut Laporan Polisi yang telah dilaporkannya,” ujar Kasi Humas lagi.

Berdasarkan Laporan Polisi diantaranya LPB/246/III/2026/SPKT/ Polresta Banda Aceh pada hari Sabtu tanggal 21 Maret 2026 oleh Putra Rahmadi dan LPB/252/III/2026/SPKT/ Polresta Banda Aceh pada hari Senin tanggal 23 Maret 2026 oleh Rizwanda, pelaku telah diamankan oleh Polresta Banda Aceh terkait kasus pencurian dan barang bukti terkait kasus Warkop Muda Kopi telah diserahkan ke Sat Reskrim Polresta Banda Aceh untuk penanganan lebih lanjut, sambungnya lagi.

Baca Juga :  Hendak Jual Motor Curian, Pemuda Aceh Besar di Ringkus Polisi

Perlu diketahui, Kepolisian telah menjalankan prosedur sesuai ketentuan yang berlaku dan dalam penanganan perkara pidana memerlukan laporan resmi dari korban sebagai dasar hukum, tegas Iptu Erfan.

Kepolisian tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan profesional kepada masyarakat dan kami juga berharap masyarakat tidak Main Hakim Sendiri (Eigenrichting) atau tindakan menghukum seseorang yang diduga bersalah secara sepihak tanpa melalui proses hukum resmi yang bertentangan dengan prinsip negara hukum. Untuk keterangan lebih rinci lagi dapat mengkonfirmasi dengan pihak Polresta Banda Aceh secara langsung, pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Hukrim

Polda Sumut Proses Iptu AP, Anak Gunakan Mobil Dinas hingga Serempet Pengendara

Aceh Besar

Aceh Besar Tegaskan Penegakan Qanun Jinayat, 7 Pelaku Pesta Miras dan Seks Dicambuk

Hukrim

Dua Pemuda Aceh Utara Diamankan Polisi Saat Asyik Main Judi Online di Warung Kopi Keliling

Hukrim

Ditreskrimum Polda Aceh Berhasil Ungkap 75 Kasus Judol Periode 1 Mei -10 Juni 2025
Polairud

Hukrim

Polairud Gerak Cepat Amankan PPI Pusong dari Ancaman Laut

Hukrim

Tak Terbukti Ada Penggelapan di PWI, Polda Metro Hentikan Penyelidikan

Hukrim

Pengadilan Negeri Padang Tolak Pra Peradilan Tersangka Beny Saswin Nasrun Terkait Rp17,55 Miliar

Hukrim

Rekonstruksi Aniaya Batita di Baby Preneur Daycare Lamgugob, Tersangka Peragakan 62 Adegan