Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 30 April 2026 - 09:35 WIB

PKS Aceh Gelar Milad ke-24, Dorong Ketahanan Ekonomi, Pangan, dan Energi Berbasis Masyarakat

mm Redaksi

Pengurus DPW PKS Aceh saat peluncuran rangkaian kegiatan Milad ke-24 di Banda Aceh, Rabu (28/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Pengurus DPW PKS Aceh saat peluncuran rangkaian kegiatan Milad ke-24 di Banda Aceh, Rabu (28/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) atau Milad ke-24 dengan mengusung tema “Bersama Rakyat, Menguatkan Ketahanan Aceh – Indonesia”. Peringatan tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diisi dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Ketua Panitia Milad ke-24 PKS Aceh, Zulfikar Aziz, SE, mengatakan rangkaian kegiatan dirancang sebagai gerakan nyata yang berjenjang dari tingkat pusat hingga kader di akar rumput.

“Milad PKS ke-24 bukan sekadar selebrasi, tetapi gerakan nyata yang merakyat, sederhana, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Zulfikar Aziz kepada media, Rabu (28/4/2026).

Ia menjelaskan, kondisi geopolitik global yang tidak menentu, ketidakpastian ekonomi, serta potensi krisis global menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama. Oleh karena itu, PKS menekankan pentingnya memperkuat ketahanan di tingkat masyarakat paling bawah.

Baca Juga :  UMKM Aceh Didorong Naik Kelas Lewat Pameran Kriya

Menurutnya, ada tiga pilar utama yang menjadi fokus dalam peringatan milad tahun ini, yakni ketahanan ekonomi, ketahanan pangan, dan ketahanan energi.

Pada aspek ketahanan ekonomi, PKS mendorong pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pemanfaatan pasar digital. Sementara pada ketahanan pangan, fokus diarahkan pada kemandirian sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.Adapun ketahanan energi diwujudkan melalui inovasi energi terbarukan, seperti pemanfaatan tenaga surya tepat guna.

Rangkaian kegiatan Milad ke-24 PKS Aceh diawali dengan lounching Gerakan Ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah. Dengan mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai kebutuhan pangan.

Selain itu, akan digelar forum group discussion (FGD) yang membahas isu ekonomi, pangan dan energi di Aceh, dengan menghadirkan sejumlah pejabat publik dari PKS, termasuk anggota DPR Aceh.

Kegiatan lainnya meliputi pelatihan urban farming di kamiKITA Community Center Gampong Mulia Banda Aceh dalam bentuk pengolahan limbah sampah rumah tangga, membuat media tanam yang sehat, membuat kompos, mengolah pupuk kandang, pembenihan tanaman sayur. Teknik pemindahan benih ke media tanam.

Baca Juga :  Wakili Gubernur Aceh, Diwarsyah Terima Penghargaan

Dilanjukan dengan panen padi serta pelatihan budidaya ayam petelur di Gampong Blangkrueng Kecamatam Baitussalam Aceh Besar yang direncanakan dihadiri oleh Anggota DPR Rl Komisi V, Ghufran Zainal Abidin, sekaligus membuka acara tersebut.

Selanjutnya, kegiatan tanam padi perdana musim gadu akan dilaksanakan di Gampong Blang Cut, Kecamatan Sukamakmur Kab. Aceh Besar, bersama salah satu kelompok wanita tani disana.

Sementara itu, Puncak peringatan Milad ke-24 PKS Aceh rencananya akan digelar pada 14 Mei 2026 di Taman Putroe Phang, Banda Aceh. Kegiatan tersebut akan diramaikan dengan senam Nusantara, bazar UMKM bertajuk “Pasar Kita Semua (PaKiS)”.

Selain itu, akan diputar video terbaik dan inspiratif terkait ketahanan ekonomi, pangan, dan energi, termasuk dokumentasi terbaik pemanfaatan pekarangan rumah oleh masyarakat, yang dijadwalkan berlangsung di Taman Putroe Phang.

Baca Juga :  Muzakir Manaf Lantik 25 Pejabat Eselon II Pemerintah Aceh, Tegaskan Percepatan Kinerja dan Realisasi Anggaran 2026

Zulfikar menegaskan, melalui momentum Milad ini, PKS ingin menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam bentuk gagasan, tetapi juga aksi nyata di lapangan.

“PKS tidak hanya berbicara, tetapi langsung berpraktik dan mendukung program nasional, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader dan masyarakat Aceh untuk mulai membangun ketahanan pangan dari lingkup keluarga, dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sayuran, beternak, atau kegiatan produktif lainnya.

“Di tengah kondisi global yang tidak menentu, minimal setiap keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Ini harus dimulai dari langkah kecil berbasis rumah tangga,” katanya.

PKS, lanjut Zulfikar, berkomitmen mendukung berbagai program yang berkaitan dengan penguatan sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta pengembangan UMK.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Aceh Berikan Kemudahan Kepemilikan Rumah bagi Pegawai melalui Kerjasama dengan BTN

Pemerintah Aceh

Media Sosial di Aceh Disorot, Sekda Minta Pengawasan dan Penindakan Diperkuat

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Aceh Gelar Mini Kompetisi Konstruksi Katalog Versi 6 untuk Tingkatkan Kompetensi Aparatur

Pemerintah Aceh

Bang Jack Libya Minta Publik Tak Besarkan Isu Ketua DPRA dan Sekda Aceh
PULAU

Pemerintah Aceh

Mualem Tolak Opsi Kelola Bersama, Tegaskan Pulau adalah Hak Aceh
Mualem Lantik Pejabat Aceh

Pemerintah Aceh

Mualem Lantik Pejabat Aceh, Salah Satunya Marthunis

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Fadhlullah Dampingi Mensos dan Mendagri Serahkan Bantuan Korban Bencana Hidrometeorologi di Aceh Timur

Pemerintah Aceh

Memorial Living Park Diresmikan, Wagub Minta Pemerintah Pusat Tunaikan Kompensasi untuk Semua Korban DOM