Home / Pendidikan

Sabtu, 13 September 2025 - 08:30 WIB

Pesantren Award 2025 Segera Masuki Tahap Seleksi, Ribuan Usulan Mengalir

mm Redaksi

Rapat persiapan Pesantren Award 2025. dok. Kemenag RI

Rapat persiapan Pesantren Award 2025. dok. Kemenag RI

Jakarta – Pesantren Award 2025 kini memasuki tahap seleksi setelah proses pengajuan peserta berlangsung pada 11–20 Agustus 2025. Ajang penghargaan ini digelar untuk mengapresiasi kontribusi pesantren, santri, tokoh, dan pemerintah daerah dalam memajukan ekosistem pesantren di Indonesia. Puncak penghargaan dijadwalkan bertepatan dengan Hari Santri, 20 Oktober 2025.

Direktur Pesantren, Basnang Said, menyatakan bahwa proses seleksi berlangsung ketat dengan melibatkan berbagai pihak agar penghargaan benar-benar diberikan kepada figur dan lembaga yang memiliki komitmen tinggi terhadap pengembangan pesantren. “Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga turut mendukung dengan meminta pemerintah daerah mengusulkan kepala daerah yang layak menerima penghargaan. Dari proses itu, 45 pemerintah daerah mengajukan usulan,” jelas Basnang di Jakarta, Jumat (13/9/2025).

Baca Juga :  UIN Surakarta Hadirkan Kelas Penyelesaian Sengketa Pemilu Pertama di Indonesia

Selain dari pemerintah daerah, Kemenag membuka kesempatan bagi Kantor Wilayah (Kanwil) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam untuk mengajukan kandidat penerima penghargaan. Penetapan akhir sepenuhnya berada di tangan dewan juri independen.

Pesantren Award 2025 terdiri dari empat kategori: Kepala Daerah Peduli Pesantren, Pesantren Transformatif, Santri Inspiratif, dan Tokoh Pesantren (Lifetime Achievement). Basnang menegaskan bahwa kategori bergengsi Lifetime Achievement akan diputuskan sepenuhnya oleh dewan juri.

Ketua Tim Penilai, Alissa Wahid, menekankan pentingnya kualitas seleksi untuk menjaga kredibilitas ajang ini. Ia menyebutkan antusiasme tinggi dari ekosistem pesantren tercermin dari jumlah usulan yang masuk: 132 usulan untuk kategori Santri Inspiratif, 118 usulan untuk kategori Pesantren Transformatif, dan puluhan usulan untuk kategori kepala daerah. Setelah seleksi administrasi, hanya 10 kandidat per kategori yang masuk daftar pendek, kemudian disaring menjadi 3 finalis untuk sesi presentasi dan wawancara.

Baca Juga :  OMI Bidang Sains 2025 Banjir Peminat, 204 Ribu Siswa Ikut Seleksi

Kategori Lifetime Achievement diseleksi secara khusus, menilai kiprah tokoh pesantren yang telah memberi pengaruh besar dan konsisten bagi kemajuan pendidikan pesantren nasional. Basnang menambahkan bahwa penghargaan ini juga akan dilengkapi dengan penerbitan karya tulis para tokoh pesantren penerima, sebagai bentuk dokumentasi warisan intelektual pesantren.

Baca Juga :  Kado HUT RI, Pemerintah Salurkan Bantuan Afirmasi bagi Guru Non-ASN dan Pendidik Nonformal

Rangkaian penjurian dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap. Sidang pertama secara daring pada 18 September 2025 akan menetapkan tiga finalis di setiap kategori, sedangkan sidang kedua secara luring digelar pada 22–24 September 2025 untuk presentasi dan wawancara finalis di hadapan dewan juri.

Alissa menegaskan, Pesantren Award harus menjadi panggung apresiasi yang kredibel, inspiratif, dan berdampak. Ajang ini diharapkan tidak hanya memotivasi insan pesantren, tetapi juga memperkuat peran pesantren sebagai pilar penting dalam pendidikan Islam di Indonesia. “Ini bukan sekadar seremoni. Penghargaan ini harus menjadi standar baru bagi kualitas dan dedikasi dunia pesantren,” pungkasnya.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Kemenag Salurkan Rp171 Miliar KIP Kuliah 2025 untuk 25 Ribu Mahasiswa PTK

Pendidikan

Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Pemerintah Aceh

Disdik Aceh Gelar Asesmen Tahap II Kepala Sekolah se-Aceh, 892 Peserta Jalani Talent Mapping dan Wawancara
MAN 13 Jakarta

Pendidikan

MAN 13 Jakarta Sabet 22 Medali di Jakarta Madrasah Competition

Pemerintah Aceh

Pulihkan Semangat Anak Pascabencana, Save the Children Gelar Kegiatan Psikososial di Aceh Tengah

Pendidikan

UIN Datokarama Perkuat Layanan Akademik, Perpustakaan Digital Dibidik Raih Standar Internasional

Pemerintah Aceh

Bunda Guru Aceh Apresiasi Semangat Juang Guru Pascabencana di Aceh Tamiang

Nasional

Prestasi Nasional: SDN 50 Banda Aceh Sabet Juara Umum ONMIPASA 2026 dan Dua Gelar Absolute Winner