Home / Aceh Barat / Pemerintah

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:43 WIB

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Aceh Barat, Wabup Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai Pancasila

mm Redaksi

Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, membacakan amanat Kepala BPIP RI saat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 yang diikuti Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar dan masyarakat di Meulaboh, Selasa (2/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, membacakan amanat Kepala BPIP RI saat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 yang diikuti Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar dan masyarakat di Meulaboh, Selasa (2/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Meulaboh – Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Aceh Barat, Selasa (2/6/2026). Upacara tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Hari ini kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni, ini adalah momentum untuk memastikan api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Said Fadheil.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Buka Musrenbang Lhoong, Bahas RKPD 2027 dan Program Prioritas Daerah

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya menjadi perekat persatuan bangsa Indonesia yang majemuk, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya perdamaian dunia.

Said menyampaikan, Pancasila telah terbukti menjadi “bintang penuntun” yang menjaga Indonesia tetap kokoh di tengah berbagai tantangan global. Dengan keberagaman yang terdiri dari lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnis, Indonesia mampu menunjukkan kepada dunia bahwa persatuan dapat terwujud di tengah perbedaan.

Baca Juga :  Bappeda Aceh Besar Olah Hasil Musrenbang Kecamatan untuk RKPD 2027

“Pancasila adalah jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik global,” kata Said

Lebih lanjut, Indonesia disebut memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Hal tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 serta prinsip politik luar negeri bebas aktif yang dianut Indonesia.

Said menambahkan, Kontribusi Indonesia melalui pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang tertindas menjadi bukti nyata pengamalan sila kedua Pancasila, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Baca Juga :  Plt Sekda Aceh Besar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Kemendagri

Pada kesempatan itu, generasi muda juga diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology) dalam kehidupan sehari-hari. Kemajuan ekonomi dan teknologi, menurutnya, harus tetap dibarengi dengan nilai-nilai moral agar pembangunan bangsa berjalan dalam koridor keadilan dan kemanusiaan.

Kepada para pemimpin daerah dan penyelenggara pemerintahan, Wabup menekankan pentingnya menghadirkan kebijakan publik yang berpihak kepada rakyat serta menjamin keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pastikan setiap kebijakan yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan,” tegasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Letkol Inf Jahrul Fahmi Resmi Jabat Komandan Yonif 117/Ksatria Yudha

Pemerintah

Kapolda Aceh dan Gubernur Mualem Ngopi Bareng, Sepakat Jaga Kedamaian Aceh

Aceh Besar

Cegah Peredaran Produk Tak Layak, Pemkab Aceh Besar dan BBPOM Perkuat Sinergi di Bulan Ramadan

Pemerintah

Finalis Duta Wisata Aceh Besar 2025 Ikuti Pelatihan Konten Kreator dalam Kegiatan Pra Karantina

Aceh Barat

BNPB Siap Droping Logistik ke Desa Sikundo Aceh Barat yang Terisolir Akibat Bencana

Parlementarial

Ketua DPRA: 20 Tahun MoU Helsinki,Aceh Menuju Kesejahtraan Yang Berkelanjutan

Pemerintah

Bupati Aceh Besar Hadiri Peluncuran Buku ‘Polda Aceh Meutuah’

Daerah

Presiden Prabowo dan Gubernur Mualem Bahas Percepatan Penanganan Bencana Aceh di Rapat Terbatas