Home / Pemko Banda Aceh

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Pemuda Pelopor Banda Aceh 2026, Ini Daftar Sembilan Pemenangnya

mm Redaksi

Foto Bersama Pemenang Sembilan Pemuda Pelopor Kota Banda Aceh 2026 pada Malam Penganugerahan di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Jumat (30/10/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Foto Bersama Pemenang Sembilan Pemuda Pelopor Kota Banda Aceh 2026 pada Malam Penganugerahan di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, Jumat (30/10/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) resmi menobatkan sembilan Pemuda Pelopor Kota Banda Aceh Tahun 2026. Penobatan tersebut dilaksanakan di Hotel Amel Convention Hall, Jumat Malam (30/10/2026).

Sembilan pemuda pelopor tersebut berasal dari tiga bidang kepeloporan, yaitu bidang Agama, Sosial dan Budaya; bidang Pendidikan dan Inovasi Teknologi; serta bidang Pangan, Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Pariwisata.

Untuk bidang Agama, Sosial dan Budaya, Juara I diraih Haifa Ghalda, Juara II M. Geubry Al Fattah Budia, dan Juara III MJ Thabari.

Baca Juga :  Pemcam Meuraxa Gelar Nobar Piala Dunia FIFA 2026, Sediakan Door Prize Menarik

Pada bidang Pendidikan dan Inovasi Teknologi, Juara I diraih Ayu Wahyuni, Juara II Irfan Rahmad Ghafar, dan Juara III Ika Putri Maulidza.

Sementara pada bidang Pangan, Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Pariwisata, Juara I diraih Nur Rafiqa, Juara II Zahlul Nugraha, dan Juara III Sagti Aprilian.

Adapun masing-masing juara mendapatkan piagam penghargaan, pin pemuda pelopor dan uang pembinaan.

Kepala Dispora Kota Banda Aceh Reza Kamilin dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Pemilihan Pemuda Pelopor bertujuan untuk menjaring dan memberikan apresiasi kepada pemuda yang memiliki gagasan, karya, inovasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Banda Aceh Miliki 7 Gedung Evakuasi, Illiza Tekankan Kesiapsiagaan Warga

“Sebelumnya, seluruh finalis harus memenuhi persyaratan umum dan khusus sesuai petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk memastikan kualitas peserta,” ujar Reza.

Ia menjelaskan, proses penilaian telah dimulai sejak awal Oktober 2026. Penilaian tidak hanya melihat kelengkapan administrasi, tetapi juga kapasitas, integritas, dan rekam jejak kepeloporan peserta.

“Juri juga memperhatikan implementasi karya, kebermanfaatan, keberlanjutan, serta dampak nyata karya tersebut bagi masyarakat,” jelasnya.

Reza menambahkan, dari total 25 peserta yang mendaftar, setelah dilakukan verifikasi terjaring 13 finalis yang berhak mengikuti tahapan penjurian hingga ditetapkan sembilan pemenang.

Baca Juga :  MTQ Jeulingke Berakhir, 234 Peserta Ikuti Tujuh Cabang Perlombaan

Menurutnya, keberlanjutan program ini diharapkan dapat berjenjang ke tingkat yang lebih tinggi.

“Pemuda Pelopor Kota Banda Aceh ini nantinya akan kembali berkompetisi di tingkat provinsi hingga tingkat nasional. Mudah-mudahan mampu mengharumkan nama Kota Banda Aceh,” harapnya.

Kegiatan penobatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Banda Aceh, Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banda Aceh,Kepala Dispora Kabupaten Simeulue, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Banda Aceh, Dewan Juri, serta orang tua dari para finalis.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Illiza Dorong Kebijakan Pembangunan Responsif Gender Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Terapkan Pembelajaran Daring untuk Lindungi Siswa dari Kabut Asap

Pemko Banda Aceh

Ramadan 1447 H, Afdhal Khalilullah Apresiasi Peran Muhammadiyah Banda Aceh dalam Bidang Sosial dan Pendidikan

Pemko Banda Aceh

BPKK Banda Aceh Beri Diskon PBB-P2 dan Bebaskan Denda Administrasi

Pemko Banda Aceh

Disnaker Banda Aceh Dorong Hubungan Industrial Harmonis Melalui Pembentukan LKS Bipartit Alfamart

Pemko Banda Aceh

35 Petugas Ikuti Implementasi Rekam Medis Elektronik di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Calon Kafilah MTQ Banda Aceh Ditempa Lewat Pembinaan LPTQ

Pemko Banda Aceh

Pra Rakerkomwil I APEKSI 2026 Digelar di Banda Aceh, 24 Kota Bahas Ketangguhan Bencana dan Stabilitas Fiskal